oleh

Andi Ago Kagumi Program NH-Aziz

Gowa, Matasulsel – Andi Massuale Ago Karaeng Ribura’ne yang merupakan Menteri Khusus Angkatan Perang Kerajaan Gowa memuji program dari pasangan calon Gubernur Sulsel Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar. Khususnya dalam hal pelestarian kearifan lokal dan budaya di Sulsel.

Karaeng Pabbundukang Toa itu menilai, sejumlah program dalam konsep membangun di Kampung ala NH-Aziz patut mendapat dukungan. Ia menyatakan kagum, dengan visi Sulsel baru yang menjadikan kampung sebagai hulu pembangunan.

“Saya sangat kagum dengan program-program yang dicanangkan NH-Aziz. Apalagi program membangun di kampung. Tidak melupakan kearifan lokal dan budaya kita,” ungkap Pria yang akrab disapa Andi Ago itu.

Program NH-Aziz yang sangat menyentuh kalangan masyarakat disebutnya paling relevan dan peduli terhadap kearifan lokal Sulsel. Keturunan Kerajaan Gowa ini percaya NH-Aziz akan tampil membawa harapan baru untuk Sulsel yang lebih sejahtera. Dengan sikap kedua figur yang tegas, merakyat, serta religius disebut sangat mengerti seluk beluk kebutuhan masyarakat.

Seperti diketahui, NH pernah menjabat sebagai Ketua PUSKUD Hasanuddin sukses membuat harga sembako stabil di era Presiden BJ. Habibie. NH saat ini juga sukses diamanati posisi Ketua Dewan Koperasi Indonesia dan Wakil Presiden Koperasi Asia-Pasific.

Sementara, Aziz Qahhar Mudzakkar adalah sosok yang lemah lembut nan religius, demokratis. Tiga periode sudah Aziz selalu menyuarakan aspirasi masyarakat Sulsel di parlemen nasional.

Maka tak heran jika pasangan NH-Aziz disebut paling mengenal kearifan lokal Sulsel. Alasan itu juga yang membuat Andi Ago kagum dengan program NH-Aziz.

“Pembangunan daerah jangan sampai menghilangkan karakter kita, budaya kita, serta kearifan lokal kita. NH-Aziz paham itu,” ujarnya.

Sementara Cagub Sulsel Nurdin Halid mengatakan pembangunan kampung dan meningkatkan taraf ekonomi desa mutlak harus diperhatikan. Sebab, dengan itu kesejahteraan di Sulawesi Selatan bisa terbangun.

“Kampung, desa di Sulsel mutlak harus dibangun dari situ kita kesejahteraan masyarakat akan merata dan ketimpangan akan semakin berkurang. Kita akan menata kota dan membangun kampung untuk Sulsel baru yang lebih sejahtera. Kita punya konsepsi Tri Karya Pembangunan, di antaranya berbasis infrastruktur, ekonomi kerakyatan, dan kearifan lokal,” pungkas NH. (*)

 width=

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed