oleh

Ayyub Mantan Desa Pompaniki Kembali Bertarung Pilkades

Luwu Utara, Matasulsel – Adu visi misi masing-masing calon kepala desa pada pemilihan kepala desa serentak di 11 desa di Kecamatan Sabbang, dan seluruh Luwu Utara 41 Desa untuk ikut Pilkades serentak 3 Oktober 2018. Kampanye Calkades mulai ditebar guna menarik simpati masyarakat pemilih.

Salah satu calon kepala desa (kades) Pompaniki Kecamatan Sabbang Drs Muh Ayyub misalnya, merasa percaya diri maju mencalonkan diri, diantaranya telah mengantongi restu dari kalangan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh adat dan tokoh pemuda setempat.

Pria kelahiran Pompaniki 1967, lulusan UVRI Makassar tahun 1992 ini, maju dengan visi membangun desa Pompaniki yang transparan, akuntabel, partisifatif, bermartabat dan berkarakter.

Ia berharap diterima masyarakat untuk melakukan perubahan menuju Pompaniki sejahtera. “Misi saya, yang utama melayani masyarakat dengan transparan,” ujar ayahnya Suci, calon Kades Pompaniki.

“Pemilih di desa Pompaniki merupakan masyarakat pemilih cerdas, hanya milih calon kades yang pro masyarakat dan bermasyarakat,” Ayyub ini optimis, masyarakat desa Pompaniki merupakan pemilih cerdas.

Mengingat sebagian warga desa Pompaniki merupakan warga pendatang yang berkarakter maju, sehingga figur calon kepala desa dituntut memiliki kemampuan yang mumpuni. Bagi calon Kades Pompaniki, dengan segudang pengalaman berorganisai yang dimiliki, ia optimis bisa membangun pemerintahan desa yang pro masyarakat dan bermasyarakat kedua kalinya.

Sederet pengalaman Ayyub, cukup membuktikan kemampuannya membangun desa Pompaniki dimasa periodenya kala itu yang lebih baik. Pasalnya sejak mengenyam pendidikan hingga lulus perguruan tinggi, aktif dalam berorganisasi.

Bukan itu saja, calon yang dikenal aktif sebagai masyarakat biasa di desanya ini juga, menjadi petani padi dan pemelihara ikan mas.

“Dengan do’a dan dukungan masyarakat, Insya Allah jika terpilih menjadi kades, akan saya jalankan dengan siddiq, amanah dan fathonah,” tandasnya.

Muh Ayyub optimis, karena warga desa Pompaniki adalah pemilih cerdas, yang memilih calon kades yang pro rakyat dan merakyat.

“Kedua hubungan itu sangat perlu terus dilestarikan guna menciptakan masyarakat yang aman dan tenteram,” ujarnya.(yustus)

 width=

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed