oleh

Bacaleg Pemilik Salam 5 Jari Ajak Masyarakat Promosikan Destinasi Wisata Lokal

Makassar, Matasulsel – Bakal calon legislatif Golkar untuk DPR RI, Muhammad Yasir, mendapatkan undangan untuk menghadiri peringatan Hari Lahir Satu Tahun Objek Wisata Petta Makkita Walie Puncak di Dusun Mico, Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulsel. Rencananya, kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari rentang Jumat-Minggu (31 Agustus-2 September) mendatang.

Undangan kepada Yasir tidak lepas lantaran politikus senior Golkar itu merupakan putra Bone yang memiliki kepedulian terhadap daerah. Semua itu sudah dibuktikan tatkala masih berkarir di Kementerian Perdagangan (Kemendag), dimana banyak program inovasi yang ikut dibidani Yasir untuk membantu masyarakat. Di antaranya yakni program pembangunan pasar percontohan dan revitalisasi pasar-pasar tradisional.

Undangan dari panitia Harlah Objek Wisata Puncak Lima Jari terasa spesial lantaran Yasir merupakan bacaleg Golkar nomor urut lima. Ia maju bertarung untuk daerah pemilihan atau dapil Sulsel II meliputi Bulukumba, Sinjai, Bone, Wajo, Soppeng, Kota Parepare, Barru, Pangkep dan Maros. Dalam sosialisasinya, Yasir juga dikenal sebagai bacaleg yang mempopulerkan salam 5 jari.

“Ya namanya undangan, Insha Allah sedapat mungkin akan dipenuhi. Apalagi, ini undangan kegiatan dari kampung halaman dan kebetulan sama dengan slogan saya, salam 5 jari. Tentunya, harus diapresiasi dan didukung, terlebih ini adalah destinasi wisata lokal yang punya potensi untuk berkembang bila dikelola dengan baik dan mendapat perhatian,” kata dia, Jumat (24/8).

Yasir tidak lupa mengajak kepada seluruh masyarakat untuk turut mempromosikan destinasi wisata lokal. Toh, muaranya akan berdampak positif pada perekonomian dan pembangunan daerah. Melalui pengembangan sektor pariwisata, ia menyebut akan banyak dampak positif yang dirasakan, baik untuk masyarakat maupun pemerintah daerah.

“Sektor pariwisata itu memiliki multiplier effect. Makanya, perlu didukung, baik itu oleh masyarakat maupun pemerintah karena dampaknya akan kembali dirasakan oleh semuanya. Kalau pariwisata berkembang, perputaran uang akan lebih cepat berjalan. Ekonomi daerah membaik dan masyarakat setempat mendapatkan penghasilan tambahan dengan mengoptimalkan UMKM dan lainnya,” pungkas dia. (**)

 width=

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed