Lewat FGD, FORMIKA Bahas Potensi Alumni Muda

oleh

Makassar, Matasulsel – Membahas persoalan potensi alumni muda jebolan Fakultas Teknik Unhas. Forum Muda, Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (FORMIKA 09) menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Ballroom Hotel Novotel, Jalan Chairil Anwar, Makassar. Sabtu, 10 Februari 2018.

FGD yang pertama kali diadakan oleh Formika ini langsung dilaksanakan pasca dilantiknya badan otonom IKA Teknik Unhas ini di waktu dan tempat yang sama.

Suasana Focus Grup Discussion (FGD) yang dilaksanakan FORMIKA UNHAS

Annisa Tyas Palupi selaku Ketua Panitia pelantikan mengatakan, setelah pelantikan secara resmi oleh DPP IKA Teknik Unhas, Formika memang akan langsung bekerja nyata guna menjalankan program kerjanya yang telah dirumuskan jauh hari sebelum pelantikan hari ini.

“Salah satu program tersebut adalah Focus Group Discussion yang hari ini berlangsung,” kata alumni Teknik Arsitektur angkatan 2009 ini.

Para pembicara FGD ini berasal dari kalangan alumni Teknik Unhas dan perwakilan mahasiswa Teknik Unhas diantaranya, Sapri Pamulu mewakili Ketua DPP IKA Teknik Unhas, Haedar Kharim, Marwan R Hussein (Alumni Teknik angkatan 85), Irfan AB (Ketua DPW IKA Teknik Sulawesi), dan Hafiz Aliman (Ketua Umum Senat Mahasiswa Teknik Unhas).

Sapri Pamulu memaparkan, IKA Teknik saat ini memang harus peduli kepada alumni muda Teknik Unhas dan mahasiswa Teknik pada umumnya.

“Untuk bisa memperkuat potensi alumni muda, maka dibutuhkan jejaring buat mereka. Saya kira disinilah peran strategis IKA Teknik Unhas melalui badan otonom semisal Formika untuk memperkuat potensi alumni muda ini,” ungkapnya.

Pembicara lainnya, Irfan AB mengajak Formika dan IKA Prodi di Teknik lainnya untuk saling bersinergi dan berkorabolasi bersama.

“Salah satu metode yang saya tawarkan adalah keterbukaan antar satu sama lain melalui data-data yang harus kita bahas bersama seperti arah dari organisasi ini maupun data potensi sumber daya yang bisa kita dorong. Melalui data-data itu kita dapat bersinergi satu sama lain,” papar Irfan AB.

Legislator DPRD Provinsi Sulsel ini juga mengungkapkan saat ini begitu banyak alumni Teknik yang berkecimpung di birokrasi pemerintahan maupun kewirausahaan. Kebanyakan alumni tersebut berhasil memegang pucuk pimpinan di bidang profesi dan pekerjaannya masing-masing.

Marwan R Husein menuturkan, di Sulsel begitu banyak potensi kawasan yang bisa didorong oleh Formika dan alumni Teknik Unhas untuk dikembangkan, salah satunya adalah kawasan Danau Tempe.

“Ketika ada konsep tentang pengembangan Danau Tempe maka akan banyak lembaga dunia yang mungkin bisa mendukung dari sektor pendanaan,” ujarnya.

Maka dari itu, Marwan Husein mengharapkan Formika dapat memfasilitasi alumni PWK dan Teknik lingkungan untuk bagaimana membuat perencanaan kawasan tersebut.

“Kuncinya adalah persoalan mau dan nyali, apakah Formika mau melakukan itu dan memiliki nyali untuk melakukan perencanaan kawasan tersebut,” tegas Marwan Husein.

Ketua Umum Formika Unhas, Asri Annur menjelaskan bahsawanya Formika merupakan organisasi dibawah naungan IKA Teknik Unhas yang harus sejalan dan bersinergi dengan program yang telah dirumuskan oleh IKA Teknik Unhas.

Formika dalam rencana strategis programnya berfokus pada tiga aspek bidang yakni Pendidikan Politik, Kekaryaan, dan Kewirausahaan.

“Fungsi kami di Formika adalah memaksimalkan peran IKA Teknik Unhas terhadap alumni-alumni mudanya. Salah satu tugas kami adalah mendorong potensi dan bakat dari alumni-alumni muda Teknik Unhas di profesi dan pekerjaannya masing-masing,” pungkas alumni Teknik Mesin angkatan 2002 ini.(*)