oleh

Mahasiswa Dan Dosen AKTABE Peduli Kebersihan Kawasan Wisata

Bulukumba, Matasulsel – Mahasiswa Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba melakukan Bina Akrab dan dirangkaikan dengan Bakti Sosial (Baksos) Bersama Dosen di Kawasan Wisata Panrang Luhu, Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, selama 2 hari mulai tanggal 6 – 7 September 2019.

Tesa, Ketua UKM Aktabe sekaligus ketua panitia menjelaskan, kegiatan Bina Akrab Maba merupakan program tahunan yang bertujuan untuk menjalin keakraban antara mahasiswa baru, senior, staf dan dosen. Dan kali ini dirangkaikan dengan baksos peduli pantai yang diberi tema, “Bersih Pantai, Rekreasi nyaman” dan kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Sri Ningsih, SS, M.Hum selaku Pudir III Aktabe.

Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa Panrang Luhu dipilih sebagai lokasi Bina Akrab dan Baksos sebab kawasan ini sangat potensial menjadi destinasi wisata namun sayangnya masih membutuhkan perhatian pemerintah maupun pihak lain dikarenakan banyaknya sampah plastik yang berserakan disepanjang pinggiran pantai.

Sri Ningsih juga mengatakan, tujuan pelaksanaan bakti sosial yang dilakukan mahasiswa dan dosen ini sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat dan sekaligus menjalin silaturahmi dengan warga sekitar Panrang Luhu. Selain itu, melihat kondisi sampah plastik yang jumlahnya semakin meningkat di negara kita maka diharapkan masyarakat memiliki kesadaran dalam penggunaan plastik dan senantiasa menggunakan prinsip eco green living dalam kehidupan sehari-hari. “Untuk ke depan, kegiatan baksos ini akan kita lakukan dua bulan sekali.”ujar perempuan yang biasa dipanggil Bu Cici

Dosen yang ikut partisipasi dalam kegiatan Bina Akrab dan Baksos itu, Sumarni,SST, M.Keb, Jusni, SST.M.Kes, Erniawati, SST, M.Keb. Dalam kegiatan baksos tersebut juga turut berpartipasi beberapa turis dari Netherland yang kebetulan sedang berada di kawasan wisata Panrang Luhu.

Maria, salah satu touris mengaku senang dan sangat mengapresiasi kegiatan baksos yang dilakukan Mahasiswa dan Dosen Aktabe, “It is good to see midwifery students and the lecturers cleaning the Panrang Luhu beach from plastics”

Dari kegiatan baksos ini dapat dihasilkan sejumlah manfaat, mahasiswa lebih peduli terhadap kebersihan kawasan wisata pantai, mahasiswa dapat mengetahui bahayanya sampah plastik, dan mahasiswa dapat mengetahui pentingnya menjaga ekosistem laut dan pesisir khususnya bersih dari sampah plastik. Harapan utamanya adalah mereka mampu menjadi “agent of change” ditengah masyarakat Bulukumba. (Acd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed