Penelitian Puasa Arafah Dalam Dunia Kesehatan  

oleh

Matasulsel – Puasa sunah Tarwiyah dan Arafah dilakukan umat Muslim dua hari menjelang Hari Raya Idul Adha. Meskipun hanya dilaksanakan dalam waktu dua hari, ternyata puasa sunah ini sangat baik dalam dunia kesehatan.

Puasa berarti menahan lapar dan dahaga selama kurang lebih 14 jam. Dari sisi kesehatan, puasa dapat mengosongkan perut, yang secara otomatis mengistirahatkan saluran pencernaan. Dengan begitu, saluran pencernaan menjadi lebih optimal dari sebelumnya, mengeluarkan racun di organ pencernaan, hingga mengurangi risiko organ pencernaan rusak dengan cepat.

Selin itu, berpuasa juga membantu seseorang mengontrol pola makan. Puasa juga memungkinkan kamu untuk memilih makanan sehat untuk dikonsumsi saat sahur dan berbuka. Terlebih, puasa juga membuat seseorang menahan diri dari makan dan minum yang berlebihan.

Sebuah penelitian dari Mesir menyebut puasa dapat memperpanjang umur. Hal ini dikarenakan selama puasa tubuh dapat membersihkan tubuh dari radikal bebas, menekan pengeluaran insulin, serta mengurangi keinginan untuk mengonsumsi gula yang merupakan faktor risiko beberapa penyakit kronis.

Puasa juga dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk memulai program penurunan berat badan. Dengan berpuasa, porsi dan jam makan akan lebih sedikit. Dari sisi agama dan ibadah, hadis Nabi Muhammad SAW mengatakan barangsiapa yang melakukan puasa arafah akan diampuni dosanya setahun yang lalu dan setahun kemudian.

Puasa arafah juga bisa dijadikan momen untuk melakukan meditasi dan beribadah, mendekatkan diri kepada Allah sebelum merayakan Hari Raya Idul Adha. (Winnetnews)