oleh

Rival Saling Sindir, IYL Ajak Bersaing Sehat

Makassar, Matasulsel – Sehari setelah Juru Bicara NH-Aziz, Risman Pasigai menyindir adanya kandidat yang bisa tidak lolos tes kesehatan karena penyakit kanker pita suara, secara tidak langsung ditanggapi Nurdin Abdullah (NA). Bupati Bantaeng itu justru menuding petinggi Dinas Kesehatan yang menghembuskan isu penyakit.

Terkait aksi saling sindir dan tudingan itu, Ichsan Yasin Limpo (IYL) meminta semua pihak untuk tetap mengedepankan persaudaraan, dan bersaing secara sehat.

“Semua kandidat itu kami jadikan mitra dalam berdemokrasi. Pilgub Sulsel ini harus kita jadikan momentum untuk adu ide dan gagasan. Mari kita bersaing secara sehat,” tandas Ichsan saat dimintai tanggapannya mengenai aksi saling sindir jelang pilgub, saat ditemui di sela-sela weekend di Mal Pannakukang, Minggu (14/01/2018).

Menurut IYL, menghadapi momentum Pilgub Sulsel, semua pihak harus lebih menonjolkan gagasan dan ide. Bukan justru saling menjegal, dan menghalalkan segala cara untuk memenuhi hasrat politik.

“Jangan ada di pikiran kita untuk menjegal. Kita harus bersama menciptakan proses demokrasi yang elegant. Memberi pembelajaran politik yang bermartabat,” tambah IYL.

Begitu juga, lanjut dia, usahanya untuk maju lewat perseorangan, termasuk di perbaikan berkas kekurangan dukungan TKP tidak dipolitisasi macam-macam, seolah dirinya bersama Cakka tidak maju karena tak mampu memenuhi syarat dukungan.

Sekadar diketahui, semenjak duet ini berkeinginan maju mewakafkan diri, pihaknya memilih untuk terus fokus mendalami dan mengkaji apa program dan visi-misi yang tepat untuk melanjutkan kemajuan Sulsel.

Sekali pun dalam proses Pencalonan IYL-Cakka banyak serangan pihak tertentu untuk menjegalannya masuk ke Pilgub, namun tetap disikapi dengan sabar tanpa larut dengan provokasi.

Mulai parpol pendukungnya dibegal, dituding mencaplok KTP warga, hingga serangan serangan yang tergolong fitnah selama ini.

“Upaya upaya untuk terus menjegal dan membegal kami itu tidak berhenti. Masih banyak usaha mereka ingin lakukan. Tetapi dari dulu kami selalu berkeyakinan tentang manajemen Tuhan,” tambah Ketua Tim Pemenangan IYL-Cakka, Bahar Ngitung.

Obama memaparkan, setelah merumuskan beberapa program prioritas, pihaknya akan memanfaatkan waktu yang tersisa sebelum pencoblosan untuk fokus menyosialisasikan program tersebut, termasuk memberi penjelasan kepada rakyat kenapa mesti program itu. (*)

 width=

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed