oleh

Wakil Walikota Makassar Beri Motivasi Peserta Budaya Nusantara di SMA Athirah

Makassar, Matasulsel – Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal didaulat membuka pergelaran SD Athirah 2 Makassar di Budaya Nusantara, di Aula SD Athirah 2 Makassar, Jl Bukit Baruga, Kamis (2/2/2017). Kehadiran Deng Ical, sapaan akrabnya disambut baik oleh sejumlah Siswa/Siswi Athirah dengan mengkalungkan bunga di leher orang nomor 2 di Makassar ini.

Dalam sambutannya, Deng Ical mengatakan SD Islam Athirah kembali memperlihatkan kontribusinya dengan menggelar kegiatan pagelaran budaya nusantara yang bertujuan untuk membentuk generasi muda islami yang membanggakan.
“Kami berharap melalui parade nusantara ini, akan lahir generasi muda yang terbaik dan bermanfaat untuk kita semunya, sehingga suatu saat nanti dapat memberikan kontribusi yang besar bagi kota Makassar,” kata Deng Ical.

Lebih lanjut, menurut Deng Ical, bahwa kota Makassar dan Indonesia saat ini bisa di lihat bentuk dan gambaran sepuluh sampai dua puluh tahun kedepan tergantung dari generasi muda sekarang ini.

“Kalau saya melihat muka-muka anak kita semuanya, saya meyakini dan optimis mereka itu semua nantinya yang akan mengantikan Wakil Walikota Makassar ataupun Wakil Presiden,”ucap Deng Ical dan disambut terikan “amin” oleh ratusan peserta pagelaran budaya nusantara yang hadir memadati lokasi acara.

Selain itu, Pria yang digelari sombere’na Makassar ini, mengungkapkan bahwa masa depan ataupun cita-cita kita itu dulu, lebih banyak bergantung dari proses yang kita lalui dan itu berarti institusinya yang paling menentukan.

“Makanya dulu itu, kalau kita mempunyai orang tua yang memiliki fam, pejabat ataupun orang kaya, kita biasa mengikutinya. Tetapi sistem pendidikan dan sosial kita sekarang tidak seperti itu lagi, hal itu karena kembali kepada kemampuan orang tua kita untuk mengeksplorasi apa yang dimiliki oleh anak kita dan kemudian anak kita juga menyadari untuk mengembangkannya sendiri,”jelasnya

Dia menambahkan, di dunia saat ini ada 9 jenis kecerdasan tetapi yang diakui secara formal itu hanya ada dua yaitu, kecerdasan intelektual dan grafik.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.