2 Besutan Danny Pomanto Buat Kagum Peneliti dan Pemerintah AS

2 Besutan Danny Pomanto Buat Kagum Peneliti dan Pemerintah AS
2 Besutan Danny Pomanto Buat Kagum Peneliti dan Pemerintah AS

MAKASSAR – Program Inovasi Lorong garden merupakan proyek penelitian kolaborasi antara National Science Foundation (NSF) Amerika Serikat, Pemerintah Kota Makassar, ITB, UGM, Unhas, Virginia Tech, Penn University, UC Boulder. Proyek Lorong garden didasarkan penelitian selain untuk meningkatkan kualitas lingkungan, mengurangi polusi dan ketahanan pangan (food security). Pandemi mengajarkan kita untuk mendekatkan produksi pada kehidupan. Produksi pangan yang dekat dengan masyarakat pemaikannya akan meningkatkan ketahan pangan.

Baca Juga : Komitmen Pemenuhan Hak Anak, Bupati Basli Ali Terima Penghargaan KLA 2022 Kategori Madya

Adapun National Science Foundation (NSF) adalah agensi pemerintahan Amerika Serikat (AS) yang mendukung  pendidikan dan penelitian fundamental di semua bidang ilmu nonmedis, yaitu sains dan teknik. Penelitian Lorong Garden adalah salah satu dari ribuan proposal penelitian dari seluruh belahan dunia yang lolos seleksi NSF.

Bacaan Lainnya

Dalam penelitian ini, sensor dipasang  di beberapa Lorong Garden di kota Makassar untuk medeteksi kualitas udara dan iklim mikro serta menghasilkan data untuk digunakan dalam pengembangan smart city farming.

Saat ini, Pemerintah Kota Makassar sedang mengembangkan program Lorong Wisata yang merupakan kelanjutan dari program Lorong Garden, Lorong Sehat, dan Lorong KB yang telah sukses di periode pertama pemerintahan Danny Pomanto.

“Makassar terus menyesuaikan dengan standar global, termasuk standar data, standar pekerja, dan etos kerja seperti kedispilinan dan komitmen. Menciptakan komitmen dan konsistensi dalam menjalankan sistem yang telah dibangun merupakan agenda capacity building bagi aparat ASN Makassar dan isntitusi informal seperti Bassibarania dan Dewan Lorong,” ucapnya.

“Membangun kota dari akar rumput dimulai dari Lorong. Program-program strategis Kota Makassar harus dimulai dari Lorong, karena telah terbukti program Lorong kita menginspirasi dunia,” lanjuntya

Dalam acara ini juga dibahas mengenai program Building Healthy City oleh USAID dan rencana kolaborasi dengan Imperial College London terkait pengaruh polusi udara terhadap peningkatan tekanan darah yang akan dilaksanakan pada tahun 2023.

Selanjutnya, Danny Pomanto dan delegasi mengikuti site visit pengolahan air terpadu yang dipandu oleh District of Colombia Clean Rivers Project. Nantinya, konsep Green Drainage yang merupakan pengolahan air permukaan secara alamiah tanpa drainase akan dijadikan referensi bagi Kota Makassar.

Adapun peserta dari penelitian ini yakni Michal Ziv-El, Direktur Program National Science Foundation, Helen Santiago Fink, Manager Program Manager Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Wangda Zuo, Professor dari Pennsylvania State University.

Baca Juga : Permudah Pelayanan Publik, PLN Hadir di MPP

Pos terkait