79 Atlet Ikuti Seleksi Pertina Sulsel

Redaksi
30 Jan 2023 10:20
Olahraga 0 31
3 menit membaca

MAKASSAR – Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir (Pengprov Pertina) Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menggelar seleksi sebagai persiapan menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut.

Seleksi untuk mencari 20 petinju terbaik ini akan pusatkan di Sasana Hasanuddin, Makodam XIV Hasanuddin, Makassar pada 21-25 Februari 2023.

Kali ini Pengprov Pertina Sulsel tidak melakukan seleksi terbuka atau open seleksi. Petinju yang akan mengikuti seleksi diundang. Totalnya ada 79 petinju.

Mereka berqasal dari seluruh kabupaten dan kota se Sulsel. Masing masing 55 putra dan 24 putri.

Puluhan petinju ini akan bertarung di 20 kelas sesuai kelas yang dipertandingkan pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.

Ke 20 kelas tersebut masing-masing 11 kelas putra dan sembilan kelas putri. Untuk putra masing masing kelas 48-51 Kg, 51-54 Kg, 54-57 Kg, 57-60 Kg, 60-63,5 Kg, 63,5-67 Kg, 67-71 Kg, 71-75 Kg, 75-80 Kg, 80-86 Kg dan 86-92 Kg.

Sementara untuk kategori putri masing masing kelas 46-50Kg, 50-52 Kg, 52-54 Kg, 54-47 Kg, 57-60Kg, 60-63 Kg, 63-66 Kg, 66-70 Kg dan 70-75 Kg.

Sekertaris Umum (Sekum) Pengprov Pertina Sulsel, Sri Syahril menjelaskan, seleksi atlet ini sebagai persiapan untuk membentuk tim tinju Sulsel yang akan tampil di babak kualifikasi PON. Cabang olahraga tinju akan menggelar dua kali babak kualifikasi.

Masing-masing Seri Pertama berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) 2023. Sementara untuk seri kedua direncanakan di Solo, Jawa Tengah.

“Karena ini sifatnya undangan, maka atlet yang dipanggil mengacu pada hasil final Porprov XVII Sulsel di Kabupaten Sinjai Oktober 2022 lalu. Pertina Sulsel juga memberi kesempatan petinju yang gagal di babak penyisihan namun dinilai berkualitas di kelasnya,” jelas Sri, Senin, 30 Januari 2023.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tag Populer

Belum ada konten yang bisa ditampilkan.