Heartline Market Jadi Ajang Murid TK Athirah Belajar Tampil di Ruang Publik

Heartline Market Jadi Ajang Murid TK Athirah Belajar Tampil di Ruang Publik

MATA SULSEL, MAKASSARTK Islam Athirah Makassar bekerja sama dengan manajemen Phinisi Point (PIPO) Mall menggelar kegiatan bertajuk Heartline Market, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah edukatif bagi murid Taman Kanak-Kanak, khususnya Kelompok A dan B, untuk belajar tampil di ruang publik sekaligus mengasah keberanian dan kepercayaan diri.

Kegiatan yang berlangsung di area utama pusat perbelanjaan itu menghadirkan beragam penampilan dari siswa TK Islam Athirah Makassar, di antaranya pertunjukan seni tari daerah dan peragaan busana (fashion show).

Penampilan tersebut dirancang sebagai bagian dari proses pembelajaran kontekstual, di mana anak-anak tidak hanya berlatih di lingkungan sekolah, tetapi juga merasakan pengalaman tampil di hadapan masyarakat luas.

Melalui kegiatan ini, para siswa didorong untuk berani mengekspresikan diri, mengenali potensi pribadi, serta memahami nilai-nilai budaya sejak usia dini. Konsep acara dikemas secara terstruktur dan edukatif, sehingga unsur hiburan tetap berjalan seiring dengan tujuan pembelajaran.

Selain menampilkan bakat seni, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran sosial. Anak-anak dilatih untuk berinteraksi dengan teman sebaya, bekerja sama dalam kelompok, mengikuti arahan guru, serta membangun rasa tanggung jawab terhadap peran masing-masing saat tampil di atas panggung.

Wakil Kepala TK Islam Athirah Makassar, Nurjannah Rasyidin, menyampaikan apresiasi kepada manajemen Phinisi Point Mall atas dukungan dan kesempatan yang diberikan kepada siswa untuk tampil di ruang publik.

“Kami berterima kasih kepada manajemen Phinisi Point Mall yang telah memberikan ruang bagi anak-anak untuk tampil dan belajar berani menunjukkan bakatnya di hadapan publik,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan pembelajaran kontekstual bagi anak usia dini. Melalui metode ini, pengembangan kemampuan sosial, kreativitas, serta pembentukan karakter anak dapat dilakukan secara lebih nyata dan aplikatif.

Menurutnya, pengalaman tampil di ruang publik memberikan dampak positif terhadap perkembangan mental dan emosional anak, terutama dalam membangun rasa percaya diri dan kemandirian.

Dukungan juga datang dari orang tua siswa. Salah satu wali murid, Dewi Anggraeni, menilai kegiatan seperti ini efektif dalam meningkatkan keberanian anak untuk tampil di depan umum sekaligus memperkuat kemampuan bersosialisasi.

“Penampilan seni tari daerah juga membantu anak mengenal budaya bangsa sekaligus menumbuhkan kreativitas dan rasa bangga terhadap warisan budaya,” ujarnya.

Melalui kegiatan Heartline Market ini, TK Islam Athirah Makassar berharap para siswa semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri, berani tampil di ruang publik, serta menanamkan nilai-nilai budaya dan karakter positif sejak usia dini. (*)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *