Compress 20260219 180447 7619

Kejari Jeneponto Gelar Bagi Takjil dan Buka Puasa Bersama, Sinergi dengan Media dan Aktivis di Balla Aspirasi

MATA SULSEL, JENEPONTO – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H dengan penuh semangat berbagi, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto menggelar kegiatan bagi-bagi takjil gratis kepada masyarakat, diikuti buka puasa bersama dan kegiatan Balla Aspirasi. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (19/2/2026) ini dipimpin langsung oleh Kajari Jeneponto, Akhmad Heru Prasetyo, S.H., M.H., didampingi seluruh Kepala Seksi (Kasi) serta pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Kabupaten Jeneponto.

Acara yang bertajuk “Ramadan Berkah, Berbagi Kebahagiaan” ini tidak hanya diikuti internal kejaksaan, tetapi juga melibatkan sejumlah awak media lokal dan para aktivis di Butta Turatea. Sinergi ini bertujuan mempererat hubungan antara institusi penegak hukum dengan pers, sekaligus menyebarkan pesan positif di tengah masyarakat.

Kegiatan dimulai dengan pembagian ratusan paket takjil kepada pengendara dan warga yang melintas di depan Kantor Kejari Jeneponto. Kajari Akhmad Heru Prasetyo turun langsung membagikan takjil, disambut antusias oleh masyarakat.

“Ini bentuk kepedulian kita di bulan penuh berkah. Mari kita isi Ramadan dengan hal-hal positif, saling berbagi, dan memperkuat silaturahmi,” ujarnya.

Usai bagi takjil, acara dilanjutkan dengan perkenalan yang baru bertugas yakni Kasi Intelijen Irmansyah Asfari, Kasi Pidsus I Putu Kisnu Gupta, Kasi Pidum Maradona Eka Putra, Kasi Datun Muh. Irfan, Jaksa Fungsional Hamka Mukhtar dan Jaksa Fungsional Muh. Arfandy. Kemudian dilanjutkan buka puasa bersama di Lantai II Kejari Jeneponto, yang dihadiri oleh jajaran kejaksaan, awak media, serta perwakilan aktivis. Suasana kekeluargaan terasa hangat, dengan hidangan sederhana namun penuh makna.

Tak hanya berbagi takjil dan buka puasa, momentum ini juga dimanfaatkan untuk menggelar Balla Aspirasi—ruang dialog terbuka antara Kejari Jeneponto dengan masyarakat. Dalam kesempatan ini, Kajari mengajak warga untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, atau masukan terkait penegakan hukum di wilayah Jeneponto.

“Balla Aspirasi ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkomunikasi langsung dengan kami. Kejaksaan hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan keadilan dan kesejahteraan,” jelas Heru Prasetyo.

Kami di Kejari Jeneponto, kata Akhmad Heru Prasetyo sangat bersyukur dan bangga karena sebelumnya telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Ini adalah buah dari komitmen kolektif seluruh jajaran, dukungan masyarakat, serta pengawasan dari berbagai pihak, termasuk rekan-rekan media dan aktivis.

Namun, kami tidak berhenti di situ. Target kami selanjutnya adalah mencapai Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), yang tidak hanya fokus pada pencegahan korupsi, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik, transparansi, dan akuntabilitas yang lebih menyeluruh.

Dalam perjalanan menuju WBBM ini, masukan, kritik konstruktif, dan saran dari rekan-rekan media serta para aktivis sangat kami butuhkan. Media dan aktivis adalah mitra strategis sekaligus ‘mata dan telinga’ masyarakat yang dapat membantu kami mengidentifikasi celah perbaikan, menyuarakan aspirasi warga, dan mengawal setiap langkah transformasi birokrasi kami.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari awak media dan warga. Salah seorang jurnalis menyatakan, “Ini langkah positif yang menunjukkan kejaksaan semakin terbuka dan dekat dengan masyarakat, terutama di bulan Ramadan.”

Dengan digelarnya kegiatan ini, Kejari Jeneponto berharap dapat memupuk nilai-nilai kebersamaan, transparansi, dan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat peran kejaksaan di tengah masyarakat dalam semangat Ramadan. (*)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *