Ramadan 1447 H, PLN Sulselrabar Sambungkan Listrik Gratis untuk 336 Keluarga Prasejahtera

Ramadan 1447 H, PLN Sulselrabar Sambungkan Listrik Gratis untuk 336 Keluarga Prasejahtera

MATA SULSEL, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menyalakan sambungan listrik gratis bagi 336 rumah warga prasejahtera di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat bertepatan dengan momentum Ramadan 1447 Hijriah.

Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif sosial Light Up The Dream, yang dijalankan oleh PT PLN (Persero) melalui donasi para pegawainya. Program ini bertujuan membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses listrik secara layak tanpa biaya pemasangan.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menjelaskan bahwa Ramadan menjadi momentum bagi insan PLN untuk memperluas manfaat bagi masyarakat melalui program sosial yang menyentuh kebutuhan dasar.

“Bulan Ramadan merupakan momentum untuk insan PLN memberikan manfaat bagi masyarakat, utamanya dengan membantu saudara-saudara di sekitar kita. Salah satu upaya yang dilakukan PLN adalah berbagi kebahagiaan dengan mewujudkan mimpi keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia dalam merasakan energi berkeadilan melalui program Light Up The Dream,” ujar Edyansyah.

Ia menyebutkan, pada Ramadan tahun ini sebanyak 336 keluarga di wilayah Sulselrabar mendapatkan sambungan listrik baru secara gratis. Sejak program tersebut diluncurkan, PLN UID Sulselrabar tercatat telah membantu 6.202 keluarga prasejahtera memperoleh akses listrik.

Menurut Edyansyah, listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerang, tetapi juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta membuka peluang ekonomi.

“Listrik tidak hanya sebagai penerang tetapi juga berperan bagi peningkatan ekonomi. Dengan adanya listrik anak-anak dapat belajar lebih baik karena listrik merupakan kebutuhan pokok serta membuka peluang masyarakat untuk memulai usaha mandiri,” ungkapnya.

Salah seorang penerima manfaat di Kota Makassar, Abdul Rajab (55), mengaku bersyukur atas bantuan sambungan listrik gratis yang diterimanya dari PLN.

Bagi buruh harian lepas tersebut, memiliki sambungan listrik sendiri menjadi impian yang akhirnya terwujud, terutama pada bulan Ramadan.

“Terima kasih kepada pegawai PLN atas bantuan listrik gratisnya, sebelumnya saya menyalur ke tetangga untuk mendapatkan listrik dan membayar Rp100 ribu per bulannya. Sekarang dengan adanya kWh meter sendiri saya hanya membayar kurang dari Rp50 ribu per bulannya. Tentunya bantuan listrik ini bermanfaat bagi kehidupan keluarga kami,” ujarnya.

Program tersebut juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial.

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kaharuddin Bakti, menilai bantuan penyambungan listrik gratis tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Aksi teman-teman PLN begitu mulia dalam mewujudkan mimpi kita. Bantuan penyambungan listrik gratis ini merupakan kebahagiaan untuk kita. Program ini tentunya juga membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung pembangunan Kota Makassar,” kata Kaharuddin.

Ia juga berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat penerima manfaat.

“Kami mengharapkan bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan saya mengajak warga mendoakan teman-teman PLN semoga senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” tambahnya.

Selain program penyambungan listrik gratis, PLN UID Sulselrabar juga menyalurkan bantuan sosial melalui Yayasan Baitul Maal PLN dengan membagikan 119 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Edyansyah menegaskan bahwa PLN terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat secara bertahap melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Semangat PLN adalah meningkatkan rasio elektrifikasi di Sulselrabar secara bertahap. Karena itu, PLN bersama stakeholder terus saling bahu-membahu dan berkolaborasi untuk mewujudkan akses listrik yang merata bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *