Kalla Institute Ungkap Rahasia Lolos Beasiswa dalam Talkshow “Scholarship for Your Future”

Kalla Institute Ungkap Rahasia Lolos Beasiswa dalam Talkshow “Scholarship for Your Future”

MATA SULSEL, MAKASSARKalla Institute berkolaborasi dengan Kalla Toyota menggelar talkshow bertajuk “Scholarship for Your Future” di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (2/3/2026).

Kegiatan ini menghadirkan panduan strategis bagi siswa dan calon mahasiswa yang ingin meraih beasiswa bergengsi, sekaligus membuka informasi peluang magang dan karier di lingkungan KALLA.

Forum edukatif yang terbuka untuk umum tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni dosen Kalla Institute Abdul Hakim yang merupakan penerima Beasiswa Ford Foundation Amerika Serikat untuk program magister dan Beasiswa Sunway University Malaysia untuk program doktoral, serta alumni penerima Beasiswa Dhuafa Berprestasi Kalla Institute, Andi Armayani.

Dalam pemaparannya, Abdul Hakim menekankan bahwa kunci utama untuk meraih beasiswa adalah membangun kualitas diri secara konsisten sejak dini. Menurutnya, kebiasaan kecil yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membentuk profil kandidat yang kuat di mata penyedia beasiswa.

“Kebiasaan kecil seperti terus meng-upgrade diri, baik di bidang akademik, olahraga, seni, maupun sosial, akan membentuk profil kandidat yang kuat,” ujarnya.

Ia juga membagikan kisah perjalanan pribadinya yang tidak selalu berjalan mulus. Abdul Hakim mengaku sempat mengalami tiga kali penolakan sebelum akhirnya berhasil meraih beasiswa luar negeri.

Latar belakangnya yang berasal dari keluarga petani di Kabupaten Maros, kata dia, tidak menjadi penghalang untuk terus bermimpi dan berjuang.

“Berangkat dari penolakan itu tidak membuat saya patah semangat, justru membuat saya semakin giat menggali potensi diri,” tambahnya.

Sementara itu, Andi Armayani menekankan pentingnya memiliki mentor serta aktif mencari informasi terkait peluang beasiswa melalui berbagai kanal, termasuk media sosial.

Ia menilai, akses informasi yang luas dapat membantu calon penerima beasiswa memahami berbagai peluang yang tersedia.

Selain fokus pada prestasi akademik, Armayani juga aktif mengikuti berbagai kompetisi antar-kampus dan mengembangkan usaha fesyen ramah lingkungan bernama Nakara Scarf.

Usaha tersebut bahkan mendapatkan dukungan pendanaan pengembangan dari pemerintah sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi kewirausahaan mahasiswa.

Dalam sesi diskusi, para narasumber juga menegaskan bahwa mahasiswa penerima beasiswa di Kalla Institute memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengalaman magang hingga kesempatan berkarier di berbagai unit bisnis KALLA.

Melalui sistem pembelajaran yang tidak hanya menekankan teori di kelas, mahasiswa juga diberikan kesempatan melakukan kunjungan industri ke berbagai lini bisnis KALLA. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan praktis mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.

Setiap tahun, Kalla Institute membuka berbagai program beasiswa bagi calon mahasiswa baru.

Beberapa di antaranya meliputi Beasiswa Prestasi Akademik dan Non Akademik, Beasiswa Dhuafa Berprestasi, Beasiswa Portofolio Bisnis, serta Beasiswa Tahfidz.

Program tersebut memberikan subsidi biaya pendidikan mulai dari 50 hingga 100 persen dengan jumlah kuota yang terbatas bagi peserta yang memenuhi kriteria seleksi.

Melalui berbagai program beasiswa tersebut, Kalla Institute berupaya memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi masyarakat tanpa memandang latar belakang ekonomi.

Talkshow ini sekaligus menegaskan komitmen Kalla Institute sebagai kampus yang berfokus pada bidang teknologi dan bisnis, dengan mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga aktif mencari peluang beasiswa guna melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (*)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *