MATA SULSEL, MAKASSAR – Semarak Ramadan di Universitas Bosowa (Unibos) semakin terasa dengan dibukanya Pasar Takjil Bosowa 2026, Senin (2/3).
Kegiatan yang digelar di lingkungan kampus tersebut menjadi ruang berbagi sekaligus wadah pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Makassar.
Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran karyawan Bosowa serta sejumlah tamu undangan, dan secara resmi dibuka oleh Director in Charge (DIC) Bosowa Education, Asrul Hidayat.
Suasana pembukaan berlangsung khidmat namun tetap penuh antusiasme. Kegiatan ini menandai dimulainya rangkaian program Ramadan yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-53 Bosowa yang tahun ini mengusung tema “Bersyukur, Berbagi dalam Keberkahan” melalui semangat Berbagi Berkah, Menguatkan UMKM.
Pasar Takjil Bosowa 2026 merupakan hasil kolaborasi berbagai unit di lingkungan Bosowa, di antaranya Bosowa Peduli, Bosowa Education, Universitas Bosowa, Bosowa Barakah Properti, serta komunitas relawan mahasiswa Unibos Youth Forum.
Kolaborasi lintas unit ini menjadi bentuk sinergi dalam menghadirkan ruang ngabuburit yang produktif dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui dukungan kepada pelaku UMKM lokal.
Sebanyak 30 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam kegiatan ini dengan menghadirkan beragam pilihan takjil. Mulai dari makanan tradisional khas Ramadan hingga berbagai menu kekinian yang diminati masyarakat.
Kehadiran para pelaku usaha tersebut menjadi bagian penting dari upaya Bosowa dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pada bulan Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas konsumsi.
Head Bosowa Peduli, Hafit T. Mas’ud, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pasar Takjil Bosowa tidak hanya sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pelaku UMKM agar dapat berkembang dan memperluas pasar.
“Pasar Takjil Bosowa menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan 53 tahun Bosowa. Melalui semangat berbagi berkah, kami ingin menguatkan UMKM agar terus bertumbuh dan naik kelas. Ramadan adalah momentum yang tepat untuk menghadirkan manfaat yang luas, baik secara sosial maupun ekonomi,” ujarnya.
Untuk menambah daya tarik sekaligus mendorong perputaran ekonomi di area pasar, panitia juga menyediakan berbagai program menarik bagi pengunjung. Salah satunya adalah pembagian 150 kupon belanja gratis setiap hari bagi pengunjung tercepat.
Selain itu, pengunjung juga berkesempatan mengikuti undian door prize harian yang disiapkan oleh panitia, sehingga suasana pasar takjil menjadi semakin meriah dan interaktif.
Pasar Takjil Bosowa 2026 dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, yakni pada 2–6 dan 9–10 Maret 2026. Kegiatan ini dibuka setiap hari mulai pukul 15.00 WITA hingga selesai, bertepatan dengan waktu masyarakat menjalani aktivitas ngabuburit menjelang berbuka puasa.
Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya ramai dari sisi transaksi, tetapi juga mampu memberikan dampak jangka panjang bagi penguatan UMKM lokal serta mempererat kebersamaan di lingkungan Bosowa dan masyarakat Makassar.
Melalui semangat kolaborasi dan keberkahan Ramadan, Pasar Takjil Bosowa 2026 diharapkan menjadi ruang berbagi yang menghadirkan manfaat bagi semua pihak—baik pelaku UMKM, pengunjung, maupun keluarga besar Bosowa. (*)

Tinggalkan Balasan