MATA SULSEL, BUTON – Dalam rangka memperingati satu tahun berdirinya Danantara Indonesia, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menyalurkan bantuan sebanyak 2.000 paket perlengkapan sekolah bagi siswa sekolah dasar di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Program yang mengusung tema “Cahaya Kebahagiaan untuk Generasi Harapan Bangsa” ini mulai disalurkan secara bertahap sejak 3 Maret 2026 di sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional Danantara Indonesia yang menyalurkan total 88.000 paket perlengkapan sekolah kepada anak-anak di seluruh provinsi di Indonesia.
Inisiatif ini menjadi bentuk komitmen bersama perusahaan milik negara dalam mendukung peningkatan akses pendidikan sekaligus menumbuhkan semangat belajar bagi generasi penerus bangsa.
Dalam momentum tersebut, Prabowo Subianto turut menyampaikan pesan kepada anak-anak Indonesia agar terus menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini.
“Belajar yang baik. Cintai ayah dan ibu. Hormati guru. Rukun dengan teman. Cintai tanah air kita.”
Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak Indonesia untuk terus belajar dan tumbuh menjadi generasi yang mampu membanggakan bangsa.
Pada tahap awal, PLN UID Sulselrabar telah menyalurkan sebanyak 400 paket perlengkapan sekolah kepada para siswa di SDN 95 Buton, Yayasan Terpadu Al Mutmainnah Buton, serta sejumlah sekolah di Baubau dan Raha.
Sekolah-sekolah tersebut dipilih karena berada di wilayah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendukung pendidikan. Penyaluran bantuan ini akan terus dilaksanakan secara bertahap hingga mencapai total 2.000 paket perlengkapan sekolah bagi siswa di Sulawesi Tenggara.
Kebahagiaan atas bantuan tersebut dirasakan oleh para siswa penerima manfaat. Salah satunya Syahnafika (12), siswa dari Yayasan Terpadu Al Mutmainnah Buton, yang mengaku sangat bersyukur menerima perlengkapan belajar baru.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Danantara dan PLN yang telah memberikan perlengkapan sekolah gratis. Saya sangat senang karena sekarang memiliki alat tulis baru seperti tas, pulpen dan buku untuk belajar. Semoga semuanya selalu diberikan kesehatan dan rezeki berlimpah. Saya berjanji akan belajar sungguh-sungguh untuk menggapai cita-cita agar dapat membanggakan orang tua dan bangsa,” ujar Syahnafika.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Menurutnya, melalui program Cahaya Kebahagiaan untuk Generasi Harapan Bangsa, PLN bersama Danantara Indonesia ingin memberikan dukungan nyata kepada anak-anak Indonesia agar semakin bersemangat dalam belajar dan meraih cita-cita.
“PLN tidak hanya menghadirkan listrik untuk masyarakat, tetapi juga ingin menyalakan harapan bagi generasi masa depan. Melalui bantuan perlengkapan sekolah ini, kami berharap dapat memberikan motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar, berprestasi, serta menjadi generasi yang kelak mampu membangun bangsa,” ujar Edyansyah.
Sementara itu, Manager PLN ULP Pasar Wajo yang mewakili manajemen PLN UID Sulselrabar, Zulkifli Setiok, menyerahkan bantuan secara langsung kepada para siswa.
Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap dunia pendidikan sekaligus dukungan nyata bagi generasi penerus bangsa.
“Melalui momentum peringatan satu tahun Danantara Indonesia, PLN tidak hanya menyalakan listrik bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan cahaya kebaikan dengan peduli terhadap kondisi pendidikan di Indonesia melalui pembagian tas dan perlengkapan sekolah. Kami berharap bantuan ini dapat menumbuhkan semangat belajar para siswa sehingga mereka dapat terus berprestasi di sekolah,” ujar Zulkifli.
Melalui program tersebut, PLN berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan masa depan generasi Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan