Kementerian ESDM Pastikan Listrik PLN Andal di Sulawesi Jelang Idul Fitri 1447 H

Kementerian ESDM Pastikan Listrik PLN Andal di Sulawesi Jelang Idul Fitri 1447 H

MATA SULSEL, MAKASSAR – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan kesiapan sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan saat kunjungan pemantauan yang dilakukan di pusat pengendalian sistem kelistrikan milik PT PLN (Persero) di Kota Makassar, Sabtu (14/3/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, yang meninjau langsung kesiapan operasional di Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Sistem Makassar.

Dalam peninjauan tersebut, Mahmud Azhar menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan hingga Idulfitri.

“Saya telah cek persiapan dan kesiagaan PLN dalam mengawal momen Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Kami menyaksikan bahwa kapasitas listrik dan kebutuhan listrik cukup,” kata Mahmud Azhar saat berada di control room sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan dan fasilitas SPKLU PLN UID Sulselrabar.

Ia menegaskan bahwa pasokan listrik yang menopang kebutuhan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat berada dalam kondisi aman untuk menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Manajemen Risiko PLN, Adi Lumakso, menyampaikan bahwa perusahaan telah melakukan berbagai langkah antisipatif sejak jauh hari untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal.

Menurutnya, PLN telah melakukan asesmen menyeluruh serta pemeliharaan infrastruktur kelistrikan mulai dari sektor pembangkitan hingga distribusi.

“Dalam menghadapi momen Ramadan dan Idul Fitri kali ini, kami telah melakukan upaya preventif dari berbagai sisi agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan hari raya terlaksana dengan aman dan tanpa gangguan,” tegas Adi.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, mengungkapkan bahwa PLN telah menyiagakan ratusan personel dan posko kelistrikan untuk menjaga stabilitas pasokan listrik selama periode siaga Ramadan hingga Idulfitri.

Sebanyak 102 posko siaga kelistrikan disiapkan dengan dukungan 4.972 personel yang bertugas di sektor distribusi maupun transmisi.

Ia menjelaskan bahwa daya mampu pasok pembangkit pada sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan mencapai 2.285 Mega Watt (MW) dengan estimasi beban puncak sekitar 1.718 MW, sehingga tersedia cadangan daya sekitar 567 MW.

“Berbagai upaya telah kami lakukan untuk menjaga kecukupan pasokan listrik di sistem Sulawesi Bagian Selatan,” ujar Edyansyah.

Selain memastikan keandalan listrik, PLN juga menyiapkan fasilitas pendukung bagi pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan selama Ramadan dan Idulfitri.

Tercatat terdapat 69 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 53 lokasi dalam wilayah kerja PLN UID Sulselrabar.

PLN juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung selama masa siaga, di antaranya 152 unit genset, 30 uninterruptible power supply (UPS), 79 unit gardu bergerak, 13 crane, 308 mobil operasional, serta 169 sepeda motor operasional.

Selain itu, sebanyak 10 tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) turut disiagakan untuk menangani kondisi darurat tanpa harus memadamkan listrik.

“Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan memastikan pasokan listrik yang aman dan andal sepanjang Ramadan dan Idul Fitri tahun ini,” tutup Edyansyah. (*)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *