PLN Beri Tips Agar Listrik di Rumah Tetap Aman Saat Ditinggal Mudik

PLN Beri Tips Agar Listrik di Rumah Tetap Aman Saat Ditinggal Mudik

MATA SULSEL, MAKASSAR – Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi instalasi listrik di rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan dalam waktu lama.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, mengatakan langkah tersebut penting guna mencegah potensi gangguan listrik hingga risiko korsleting saat rumah dalam kondisi kosong.

“Mudik adalah momen yang dinanti banyak keluarga. Sebelum berangkat, pastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman, termasuk instalasi listrik dan peralatan elektronik. Dengan begitu, pelanggan bisa bersilaturahmi dengan lebih tenang tanpa rasa khawatir,” ujarnya.

Menurutnya, pengecekan instalasi listrik serta peralatan elektronik menjadi hal mendasar yang perlu diperhatikan setiap pelanggan sebelum bepergian, terutama dalam periode mudik Lebaran yang umumnya berlangsung cukup lama.

PLN pun membagikan sejumlah langkah antisipatif yang dapat dilakukan masyarakat agar kondisi listrik di rumah tetap aman selama ditinggalkan.

Di antaranya memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, mencabut peralatan elektronik dari stop kontak untuk menghindari aliran listrik yang tidak diperlukan, serta menyalakan lampu penerangan seperlunya seperti di area teras atau halaman.

Selain itu, pelanggan juga diimbau untuk memperhatikan status pembayaran listrik.

Bagi pelanggan pascabayar, pembayaran tagihan perlu dilakukan sebelum jatuh tempo agar terhindar dari denda maupun pemutusan listrik.

Sementara pelanggan prabayar diminta memastikan ketersediaan token listrik mencukupi selama masa mudik.

PLN juga menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan teknologi, seperti penggunaan sensor lampu otomatis, guna menjaga efisiensi penggunaan listrik sekaligus membantu keamanan rumah yang ditinggalkan.

Untuk kemudahan layanan, PLN mendorong pelanggan menggunakan aplikasi PLN Mobile yang menyediakan berbagai fitur, mulai dari pembelian token listrik, pembayaran tagihan, pengajuan pasang baru, tambah daya, hingga pelaporan gangguan kelistrikan.

“PLN terus memberikan kemudahan kepada para pelanggan setianya. Melalui PLN Mobile, semua layanan kelistrikan bisa diakses dalam satu genggaman, kapan pun dan di mana pun. Jika terdapat gangguan atau keluhan, cukup laporkan melalui aplikasi dan petugas akan segera menindaklanjuti,” kata Edyansyah.

Dalam rangka menjaga keandalan pasokan listrik selama periode mudik hingga Idulfitri, PLN UID Sulselrabar juga menyiagakan 2.315 personel yang tersebar di 73 posko untuk melakukan pemantauan dan penanganan gangguan secara cepat.

Selain itu, PLN turut menyiapkan infrastruktur pendukung bagi pengguna kendaraan listrik dengan menghadirkan 69 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur mudik wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat yang tersebar di 53 lokasi strategis dan beroperasi selama 24 jam.

Dengan berbagai langkah tersebut, PLN berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman dan nyaman tanpa khawatir terhadap kondisi listrik di rumah yang ditinggalkan. (*)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *