bp paudni reg3 bbgtk sulsel perkuat koordinasi dengan disdik jeneponto jpeg

Sinergi Baru untuk Pendidikan Jeneponto: BBGTK Sulsel dan Disdik Sepakat Perkuat Kolaborasi dan Dukung Zona Integritas

MATA SULSEL, JENEPONTO — Dalam upaya memperkuat koordinasi dan menyelaraskan program pendidikan di Sulawesi Selatan, Kepala Bagian Umum Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan, Dr. Ayatollah Hidayat, M.Pd., melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto. Pertemuan ini menyambut kepala dinas yang baru dilantik, Alamsyah, S.E., M.M., sekaligus menjadi ajang strategis untuk membahas arah kolaborasi ke depan.

Dr. Ayatollah menyampaikan ucapan selamat atas pengangkatan Alamsyah dan memaparkan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta target kerja BBGTK Sulsel untuk tahun anggaran 2026. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mendukung terwujudnya tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Menanggapi hal tersebut, Alamsyah menyatakan komitmen penuh Dinas Pendidikan Jeneponto untuk mendukung program-program BBGTK Sulsel. Salah satu fokus utama yang ditekankan adalah dukungan terhadap upaya BBGTK meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK). “Kami siap bersinergi menyukseskan program pusat di daerah, termasuk mendukung penuh langkah BBGTK dalam mewujudkan tata kelola bersih melalui ZI-WBK,” tegas Alamsyah.

Selain itu, pertemuan ini juga menjadi wadah aspirasi bagi tenaga pendidik di lapangan. Alamsyah menyampaikan beberapa kendala teknis dan administratif yang dihadapi guru, terutama terkait pemenuhan jam mengajar. Aspirasi ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bersama untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru di Jeneponto.

Dengan semangat kolaborasi yang baru, pertemuan ini diharapkan menjadi fondasi kerja sama yang lebih solid antara BBGTK Sulsel dan Dinas Pendidikan Jeneponto, mengawali langkah strategis menuju peningkatan mutu pendidikan di daerah yang dikenal sebagai Butta Turatea ini. (*)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *