Start Posisi 4 di Moto3 Amerika, Veda Siap Tebar Ancaman Podium

Start Posisi 4 di Moto3 Amerika, Veda Siap Tebar Ancaman Podium

MATA SULSEL, JAKARTA – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan performa impresif jelang balapan Moto3 GP Amerika 2026 dengan mengamankan posisi start keempat pada sesi kualifikasi.

Hasil tersebut diraih Veda usai mencatatkan waktu 2 menit 12,813 detik dalam sesi kualifikasi yang berlangsung Sabtu (28/3) waktu Amerika Serikat atau Minggu (29/3) dini hari WIB.

Catatan ini menempatkan Veda di baris depan, sekaligus menjadi peningkatan signifikan dibandingkan performanya pada sesi free practice sebelumnya.

Pole position diraih pembalap Spanyol, Alvaro Carpe, yang mencatatkan waktu terbaik 2 menit 12,107 detik.

Posisi kedua ditempati pembalap Irlandia, Casey O’Gorman, disusul pembalap Argentina, Valentin Perrone, di posisi ketiga.

Meski berada di posisi keempat, selisih waktu Veda dengan pembalap tercepat hanya 0,706 detik, menunjukkan persaingan yang sangat ketat di barisan depan.

Torehan ini juga mengulang tren positif Veda yang mampu tampil kompetitif sejak sesi kualifikasi, sekaligus menempatkannya sebagai salah satu kandidat kuat untuk bersaing di papan atas.

Capaian ini menjadi modal penting bagi pembalap berusia 17 tahun tersebut untuk menghadapi balapan yang diprediksi berlangsung sengit di Circuit of the Americas, Austin.

Dengan posisi start yang strategis, peluang Veda untuk kembali meraih podium terbuka lebar, asalkan mampu menjaga konsistensi dan fokus sejak lap awal.

Pada seri sebelumnya di Brasil, Veda sukses mencuri perhatian publik setelah melakukan comeback impresif. Sempat tercecer hingga posisi ke-10, ia mampu merangsek naik dan finis di posisi ketiga setelah balapan diwarnai red flag.

Hasil tersebut menjadi bukti kapasitasnya dalam membaca situasi dan memanfaatkan momentum di lintasan.

Namun, tantangan di GP Amerika dipastikan tidak akan mudah. Para rival kini mulai mewaspadai pergerakan Veda yang tengah naik daun.

Persaingan di barisan depan diperkirakan berlangsung ketat, terutama dengan kehadiran pembalap-pembalap yang memiliki catatan waktu tidak terpaut jauh.

Dengan performa yang terus meningkat dan kepercayaan diri yang kian terbangun, Veda kini tak lagi dipandang sebagai pendatang baru semata, melainkan sebagai ancaman serius di kelas Moto3.

Balapan di Austin pun menjadi panggung pembuktian berikutnya bagi talenta muda Indonesia tersebut untuk mengukir prestasi di level dunia. (*)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *