MATA SULSEL, KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengimbau pelaku usaha untuk turut berpartisipasi dalam mendukung program penghematan energi yang tengah didorong pemerintah pusat.
Ajakan tersebut disampaikan menyusul langkah Prabowo Subianto yang membahas strategi penghematan energi nasional bersama para menteri, sebagai respons terhadap dinamika pasar energi global di tengah konflik internasional.
Tri menegaskan bahwa efisiensi energi membutuhkan kesadaran kolektif, termasuk dari sektor usaha, melalui langkah-langkah sederhana namun berdampak.
“Mestinya dunia usaha mengikuti pemerintah. Memang harus diperlukan kesadaran kolektif! Misalnya mematikan lampu kalau tidak digunakan, matikan AC kalau tidak digunakan. Bukan kita tidak mampu tetapi kita lebih melakukan penghematan secara gradual. Kayak saya ini keluar ruangan AC saya sudah mati,” ujarnya usai memimpin apel pagi di lingkungan Pemkot Bekasi, Senin (30/3/2026).
Selain mendorong penghematan energi, Pemerintah Kota Bekasi juga tengah mencermati rencana kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).
Namun, hingga saat ini implementasinya masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat.
“Pasti kita menunggu aturan pusat, sampai sekarang juga belum ada Surat Edaran resmi. Tapi kita tetap melakukan pengkajian,” tambahnya.
Pemkot Bekasi memastikan akan menyesuaikan kebijakan daerah dengan regulasi nasional, sekaligus menyiapkan langkah antisipatif guna mendukung efisiensi energi tanpa mengganggu pelayanan publik. (*)

Tinggalkan Balasan