MATA SULSEL, MAKASSAR – Tren penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) selama arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah mengalami lonjakan signifikan.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mencatat penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data periode siaga Ramadan dan Idulfitri (11–31 Maret 2026), jumlah transaksi pengisian daya mencapai 2.701 kali, naik signifikan dari 1.826 transaksi pada periode yang sama tahun 2025.
Sementara konsumsi listrik juga melonjak menjadi 71.794,15 kWh, dari sebelumnya 48.580,58 kWh.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyebut peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang semakin tinggi, khususnya saat momentum mobilitas besar seperti mudik Lebaran.
“Terima kasih kepada pengguna kendaraan listrik yang telah mempercayakan layanan isi daya di SPKLU PLN. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan agar pengguna EV semakin mudah dan nyaman,” ujarnya.
Untuk mendukung lonjakan tersebut, PLN telah memperluas infrastruktur dengan menghadirkan 74 unit SPKLU di 54 lokasi yang tersebar di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
Tak hanya menambah jumlah, PLN juga meningkatkan kualitas layanan dengan menghadirkan teknologi pengisian cepat. Sejumlah SPKLU dengan tingkat penggunaan tinggi kini telah dilengkapi fasilitas fast charging hingga ultra fast charging guna memangkas waktu pengisian daya.
Penguatan layanan juga didukung pengembangan ekosistem digital melalui aplikasi PLN Mobile yang menghadirkan fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS).
Fitur ini memungkinkan pengguna mengakses informasi SPKLU, termasuk lokasi dan ketersediaan konektor secara real time.
Selain itu, fitur Trip Planner turut memudahkan pengguna dalam merencanakan perjalanan jarak jauh dengan kendaraan listrik, terutama saat arus mudik dan balik Lebaran.
Salah satu pengguna EV, Mahdi, mengaku terbantu dengan kehadiran fasilitas fast charging di SPKLU PLN.
“Ini sangat membantu kami untuk melakukan isi daya kendaraan listrik. Isinya cepat dan tempatnya nyaman,” ujarnya.
PLN menegaskan akan terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui pengembangan infrastruktur, digitalisasi layanan, serta peningkatan kualitas pelayanan guna mendukung transisi energi bersih di Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan