MATA SULSEL, MAKASSAR – Kalla Toyota meluncurkan program bertajuk “Lebih Untung Tukar Tambah ke Veloz Hybrid EV” sebagai upaya mendorong adopsi kendaraan ramah lingkungan sekaligus memberi kemudahan bagi konsumen dalam melakukan upgrade kendaraan.
Melalui program ini, Kalla Toyota memperkenalkan Toyota Veloz Hybrid EV sebagai pilihan mobil keluarga modern dengan teknologi elektrifikasi yang diklaim memiliki efisiensi bahan bakar tinggi.
Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, menyampaikan bahwa tren kebutuhan kendaraan saat ini tidak hanya menitikberatkan pada desain dan kenyamanan, tetapi juga efisiensi konsumsi bahan bakar.
“Kami memahami bahwa saat ini masyarakat membutuhkan kendaraan yang tidak hanya stylish dan nyaman, tetapi juga sangat efisien dalam penggunaan bahan bakar. Belum lagi adanya aturan baru dari pemerintah terkait pengaturan pembelian BBM yang diberlakukan dengan batas wajar 50 liter per kendaraan.
“Melalui New Veloz Hybrid EV yang mampu menempuh 1.000 KM dalam sekali isi full tank, kami ingin memberikan solusi mobilitas kepada pelanggan,” tambahnya.
Ia juga mengaku, bahwa program ini adalah momentum terbaik bagi pelanggan untuk meng-upgrade kendaraan lama mereka dengan proses yang mudah, aman, dan tentunya jauh lebih menguntungkan berkat program Smart Upgrade 2.0.
Dalam program tersebut, Kalla Toyota menawarkan skema kemudahan melalui paket Smart Upgrade 2.0, mulai dari uang muka ringan yang dapat dicicil dua kali, gratis angsuran hingga lima kali, hingga fasilitas asuransi gratis sampai dua tahun.
Selain itu, konsumen juga diberikan kesempatan untuk mencoba langsung performa kendaraan melalui sesi test drive di seluruh jaringan cabang Kalla Toyota, sekaligus berpeluang mendapatkan hadiah.
Kalla Toyota juga memastikan dukungan layanan purna jual melalui jaringan bengkel resmi guna memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pelanggan dalam jangka panjang.
Program ini diharapkan dapat mendorong minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan berbasis teknologi hybrid yang lebih efisien dan ramah lingkungan, seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas yang hemat biaya operasional. (*)

Tinggalkan Balasan