MATA SULSEL, MOROWALI UTARA – BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui penguatan sinergi daerah dan pembentukan Perisai Desa di Kabupaten Morowali Utara.
Langkah tersebut diwujudkan dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Coverage Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara, Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Morowali, Makmur, Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K., serta Sekretaris Daerah Morowali Utara Musda Guntur bersama jajaran pemerintah daerah.
Pertemuan tersebut difokuskan pada percepatan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ), khususnya bagi pekerja sektor informal hingga tingkat desa.
Makmur menegaskan bahwa keterlibatan pemerintah desa, RT, dan RW menjadi faktor penting dalam memperluas kepesertaan. Melalui pembentukan Perisai Desa, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan peningkatan jangkauan perlindungan bagi pekerja yang selama ini belum terdaftar.
“Melalui pembentukan Perisai Desa dan RT/RW ini, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak pekerja hingga ke tingkat paling bawah. Ini bukan hanya tentang angka kepesertaan, tetapi bagaimana setiap pekerja merasakan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan atas risiko kerja,” ujar Makmur.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci percepatan perluasan kepesertaan. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder akan mempercepat implementasi program perlindungan secara merata di wilayah Morowali Utara.
“Kami terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder agar perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh pekerja di Morowali Utara,” tambahnya.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Mintje Wattu, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah konkret dalam memperluas perlindungan pekerja di daerah.
“Kegiatan ini merupakan inisiatif yang sangat positif dan strategis dalam mendukung peningkatan coverage jaminan sosial ketenagakerjaan. Kami mengapresiasi sinergi yang terbangun di daerah,” ungkapnya.
Mintje juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurutnya, perlindungan yang diberikan tidak hanya menjamin pekerja saat menghadapi risiko kerja, tetapi juga menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga.
“Perlindungan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan rasa aman bagi pekerja, tetapi juga menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga ketika terjadi risiko kerja. Oleh karena itu, edukasi dan sosialisasi harus terus diperkuat,” tegasnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berharap pembentukan Perisai Desa dan RT/RW dapat menjadi ujung tombak dalam memperluas kepesertaan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh. (*)

Tinggalkan Balasan