MATA SULSEL, JAKARTA – Kejutan terjadi pada leg pertama perempat final Liga Champions setelah Atletico Madrid menundukkan Barcelona dengan skor 2-0 di Camp Nou, Kamis (9/4) dini hari WIB.
Meski tampil sebagai tuan rumah dan mendominasi permainan, Barcelona gagal mengonversi peluang menjadi gol, sementara Atletico tampil efektif dan klinis.
Blaugrana sebenarnya menguasai jalannya pertandingan sejak awal dengan sejumlah peluang berbahaya.
Namun, solidnya pertahanan Atletico membuat setiap upaya Barcelona mentah.
Sebaliknya, tim asuhan Diego Simeone menunggu momentum melalui serangan balik cepat.
Titik balik pertandingan terjadi menjelang turun minum. Bek Barcelona, Pau Cubarsi, diganjar kartu merah pada menit ke-44 setelah melanggar Giuliano Simeone.
Keputusan diambil setelah wasit meninjau tayangan VAR. Pelanggaran tersebut menghasilkan tendangan bebas berbahaya di dekat kotak penalti.
Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Julian Alvarez. Tendangan bebasnya meluncur tajam dan gagal diantisipasi kiper Joan Garcia, membawa Atletico unggul 1-0 sebelum jeda.
Bermain dengan 10 pemain membuat Barcelona kesulitan mengembangkan permainan. Atletico pun semakin leluasa menekan dan akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-70.
Pemain pengganti Alexander Sorloth sukses menuntaskan umpan dari Matteo Ruggeri untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Keunggulan tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kekalahan di kandang sendiri membuat Barcelona menghadapi tugas berat saat melakoni leg kedua pekan depan, sementara Atletico berada di atas angin untuk mengamankan tiket semifinal. (*)

Tinggalkan Balasan