Viral Sekelompok Pria Minum Oli untuk Stamina, Ini Kata Kepala BBPOM Makassar

Viral Sekelompok Pria Minum Oli untuk Stamina, Ini Kata Kepala BBPOM Makassar

MATA SULSEL, MAKASSAR – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar mengingatkan masyarakat agar tidak meniru aksi dalam video viral yang memperlihatkan sejumlah pria meminum oli dengan alasan meningkatkan kesehatan dan stamina.

Fenomena tersebut tertu memicu beragam reaksi dan kekhawatiran karena berpotensi membahayakan kesehatan.

Berdasarkan penelusuran yang beredar di media sosial, terdapat dua video berbeda yang memperlihatkan sejumlah pria menenggak oli secara langsung.

Salah satu video diduga direkam di dalam masjid, sementara video lainnya direkam di depan rumah warga.

Dalam percakapan menggunakan aksen Bugis-Makassar, para pria tersebut mengaku meminum oli untuk menghilangkan pegal linu serta meningkatkan stamina tubuh.

Menanggapi hal itu, Kepala BBPOM Makassar Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan menegaskan bahwa oli bukan produk yang termasuk kategori pangan dan tidak diperuntukkan untuk dikonsumsi manusia dalam kondisi apa pun.

“Tentunya oli tidak masuk kategori pangan dan tidak boleh dikonsumsi, karena memang tidak diperuntukan untuk konsumsi manusia,” ujar Yosef kepada Rakyatdotnews, Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa kandungan bahan kimia dalam oli berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan. Menurutnya, zat kimia tersebut dapat mengganggu organ vital tubuh apabila masuk ke dalam sistem pencernaan.

“Bahan-bahan kimia dalam oli tentu bisa beresiko pada kesehatan dan mempengaruhi organ-organ vital kita seperti hati dan ginjal,” tambahnya.

Yosef juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial tanpa dasar ilmiah.

Ia menilai tindakan mengonsumsi bahan nonpangan seperti oli merupakan perilaku berbahaya yang dapat menimbulkan risiko kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang.

“Kita harus menjadi konsumen yang cerdas dan bijak yang mampu melindungi diri dan keluarga yang kita sayangi dari tindakan-tindakan yang merugikan diri sendiri,” tegasnya.

BBPOM Makassar mengimbau masyarakat untuk hanya mengonsumsi produk yang telah dipastikan aman dan sesuai peruntukannya.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak menyebarluaskan atau meniru konten berbahaya yang berpotensi menimbulkan dampak kesehatan bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Jadi tindakan minum oli sangat tidak patut untuk dicontoh,” tutup Yosef. (Farez)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *