MATA SULSEL, MAKASSAR – Pimpinan Ombudsman Republik Indonesia (RI) masa jabatan 2026–2031 resmi dilantik setelah mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Jumat (10/4/2026).
Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru dalam memperkuat fungsi pengawasan pelayanan publik di Indonesia.
Ketua Ombudsman RI periode 2026–2031, Hery Susanto, menegaskan komitmen lembaganya untuk menjalankan pengawasan pelayanan publik secara optimal serta mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah.
“Kami berkomitmen untuk melaksanakan pengawasan pelayanan publik secara optimal, termasuk dalam mendukung pelaksanaan program Asta Cita Pemerintah,” ujar Hery Susanto.
Susunan pimpinan Ombudsman RI periode 2026–2031 terdiri atas Hery Susanto sebagai Ketua merangkap Anggota, Rahmadi Indra Tektona sebagai Wakil Ketua merangkap Anggota, serta Abdul Ghoffar, Fikri Yasin, Maneger Nasution, Nuzran Joher, Partono, Robert Na Endi Jaweng, dan Syafrida Rachmawati Rasahan sebagai anggota.
Pada hari yang sama, juga dilakukan serah terima jabatan dari pimpinan masa jabatan 2021–2026 kepada pimpinan baru di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan kelembagaan sekaligus memastikan konsistensi pengawasan pelayanan publik.
Ketua Ombudsman RI periode 2021–2026, Mokhammad Najih, menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan baru serta berharap Ombudsman RI semakin progresif dalam menjalankan mandat pengawasan pelayanan publik.
“Kami menyambut baik kepemimpinan baru dengan semangat yang dapat membawa Ombudsman RI semakin maju dan progresif. Kami juga berharap terdapat kesinambungan agenda kepemimpinan sehingga Ombudsman RI dapat terus memberikan kontribusi yang bermakna bagi bangsa dan negara,” ujar Najih.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Ombudsman RI untuk mendukung kepemimpinan baru agar lembaga tersebut semakin optimal menjalankan mandat undang-undang serta menjadi garda terdepan dalam perbaikan pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Hery Susanto menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi Ombudsman RI ke depan. Tantangan tersebut meliputi perluasan akses pengaduan masyarakat, penyelesaian laporan sesuai standar manajemen mutu, optimalisasi pencegahan maladministrasi di tingkat penyelenggara pelayanan publik, serta penguatan regulasi yang didukung sumber daya manusia dan anggaran yang memadai.
Pelantikan pimpinan baru juga mendapat sambutan dari jajaran daerah. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulawesi Selatan, DR. Ismu Iskandar, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar kepemimpinan baru mampu memperkuat peran pengawasan pelayanan publik.
“Sebagai Kepala Perwakilan dan atas nama segenap insan Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan, kami menyampaikan selamat kepada Pimpinan Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031 atas pengucapan sumpah/janji jabatan. Momentum ini menjadi titik penting dalam melanjutkan dan memperkuat peran Ombudsman RI di tengah dinamika dan kompleksitas tantangan pelayanan publik saat ini, mulai dari tuntutan digitalisasi layanan, peningkatan kualitas tata kelola, hingga ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi terhadap keadilan dan kepastian layanan,” ujar Ismu Iskandar.
Ia berharap pimpinan baru Ombudsman RI mampu menghadirkan pengawasan yang adaptif, responsif, dan berdampak nyata bagi perbaikan pelayanan publik di seluruh Indonesia. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan perwakilan daerah guna memperkuat kelembagaan Ombudsman.
Pada kesempatan tersebut, Ismu Iskandar juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Ombudsman RI periode 2021–2026 atas dedikasi dalam membangun fondasi penguatan kelembagaan serta praktik pengawasan pelayanan publik.
Pengangkatan pimpinan Ombudsman RI masa jabatan 2026–2031 ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Keanggotaan Ombudsman Republik Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan