MATA SULSEL, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis dengan mengajukan sejumlah proyek jalan dan jembatan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Usulan tersebut disampaikan langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman dalam pertemuan bersama Menteri PU, Dody Hanggodo di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Pengajuan ini difokuskan pada peningkatan konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan, khususnya daerah yang selama ini masih membutuhkan akses transportasi yang lebih memadai untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Dalam pertemuan tersebut, Andi Sudirman memaparkan sejumlah proyek prioritas yang dinilai mendesak.
Beberapa ruas jalan yang diusulkan antara lain wilayah Seko di Kabupaten Luwu Utara, Ussu dan Bastem di kawasan utara Sulsel, serta Pangalla dan Simbuang di wilayah Toraja.
Selain itu, ruas strategis Hertasning–Malino di Kabupaten Gowa juga masuk dalam daftar prioritas untuk meningkatkan konektivitas kawasan wisata dan ekonomi.
Pemprov Sulsel juga mengusulkan pembangunan jalur diagonal yang menghubungkan kawasan Bosowasi hingga Ajatappareng.
Jalur ini diharapkan dapat mempercepat konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat distribusi logistik lintas daerah.
Tak hanya itu, pembangunan ruas selatan dari Jenta menuju Kepulauan Selayar turut diajukan guna meningkatkan akses ke wilayah pesisir dan kepulauan, sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi maritim.
Di sektor jembatan, pembangunan Jembatan Barombong menjadi salah satu proyek prioritas yang diusulkan.
Infrastruktur tersebut direncanakan menjadi penghubung antara Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Takalar, sekaligus sebagai jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan perkotaan.
Selain fokus pada infrastruktur transportasi, Pemprov Sulsel juga mengusulkan penguatan jaringan irigasi dan pembangunan embung.
Langkah ini bertujuan meningkatkan ketahanan sektor pertanian melalui sistem pengairan yang lebih efektif, terutama di wilayah yang masih bergantung pada curah hujan.
“Pada kesempatan tersebut kami menyerahkan sejumlah usulan prioritas pembangunan infrastruktur yang dinilai mendesak, meliputi sektor jalan, jembatan, dan irigasi di berbagai wilayah,” ujar Andi Sudirman.
Melalui usulan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pembangunan infrastruktur secara merata.
Konektivitas yang semakin baik diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar mobilitas masyarakat, serta membuka akses wilayah yang selama ini masih terbatas. (*)

Tinggalkan Balasan