MATA SULSEL, JENEPONTO – Hari kedua pasca pembukaan resmi oleh Bupati Jeneponto, semangat pengabdian Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto tidak surut. Justru, api gotong royong semakin membara. Kamis (23/4/2026), personel Satgas bersama warga Desa Arpal, Kecamatan Arungkeke, bahu-membahu membangun pondasi rumah milik pasangan keluarga kurang mampu.
Slop pondasi rumah yang menjadi bagian dari program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini dikerjakan dengan penuh semangat. Keringat bercucuran, namun tak satu pun dari mereka mengeluh. Justru, kebersamaan yang terjalin menjadi energi baru yang menggerakkan setiap cangkul dan sekop.
Program RTLH dalam TMMD ke-128 ini bukanlah sekadar sasaran fisik. Ia adalah bukti bahwa TNI hadir tidak hanya untuk menjaga kedaulatan, tetapi juga untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat. Sebuah hunian layak bukan hanya tentang dinding dan atap, tetapi tentang martabat, kenyamanan, dan masa depan yang lebih baik.
Dandim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, selaku Dansatgas TMMD ke-128, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah komitmen TNI dalam mengatasi kesulitan rakyat.
“Melalui program RTLH ini, kami ingin menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat, sehingga mereka dapat hidup lebih nyaman dan sehat. Harapannya, bantuan ini tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga mampu membangkitkan semangat dan motivasi masyarakat untuk terus maju,”ungkapnya.
Dandim Jeneponto menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan adalah kekuatan utama program TMMD. Kebersamaan yang terjalin antara TNI dan warga mencerminkan semangat gotong royong yang merupakan warisan budaya bangsa.
“Keberhasilan program TMMD sangat ditentukan oleh sinergi semua pihak, baik pemerintah daerah, TNI, maupun masyarakat. Mari kita jaga kekompakan dan kebersamaan demi mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Jeneponto,” ajaknya.
Di tengah deru alat dan cangkul yang beradu dengan tanah, ada harapan baru yang mulai tumbuh. Bagi keluarga penerima bantuan, rumah ini bukan sekadar tempat berteduh. Ia adalah simbol bahwa negara hadir, bahwa TNI dan rakyat bersatu, dan bahwa masa depan yang lebih layak bukanlah mimpi.
TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto membuktikan satu hal pembangunan sejati dimulai dari kebersamaan, dan gotong royong adalah kuncinya. (*)

Tinggalkan Balasan