MATA SULSEL, MAKASSAR – KALLA melalui unit usahanya Kalla Land and Property resmi memulai pembangunan proyek pengembangan kawasan mixed-use Mall Ratu Indah (MaRI) Extension. Proyek ini ditandai dengan seremoni groundbreaking yang digelar pada Selasa (28/4/2026) pagi.
Acara tersebut dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Chief Executive Officer KALLA Solihin Kalla, President Commissioner KALLA, Fatimah Kalla, Finance & Legal Director KALLA, Imelda Jusuf Kalla serta jajaran pimpinan hingga karyawan dari segenap unit bisnis KALLA.
CEO KALLA, Solihin Kalla, mengungkapkan proyek MaRI Extension dibangun di atas lahan bekas Hotel Sahid yang berdiri sejak 1998 dan telah dirobohkan pada 2025.
Pengembangan ini diharapkan menghadirkan konsep baru yang lebih modern untuk mendukung posisi Makassar sebagai hub Indonesia Timur.
“Mall Ratu Indah Extension berdiri di atas lahan yang dulunya adalah Hotel Sahid yang berdiri tahun 1998 dan dirobohkan tahun (2025) lalu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proyek tersebut akan dibangun di atas lahan sekitar tiga hektare dengan konsep pusat perbelanjaan terpadu. Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 2,5 hingga 3 tahun.
“Kami membangun shooping mall, Insya Allah akan selesai 2,5 sampai 3 tahun di atas lahan sekitar 3 hektare,” katanya.
Menurutnya, bangunan mall akan terdiri dari empat lantai pusat perbelanjaan, lima lantai parkir, serta lima lantai apartemen dengan kapasitas sekitar 230 unit.
“Dan di atas shooping mall yang berlantai 4, di atasnnya kita siapkan lahan parkir sebanyak 5 lantai. Dan 5 lantai lagi adalah apartemen dengan kapasitas 230 kamar apartement,” jelasnya.
Solihin menambahkan, pengembangan ini merupakan investasi strategis sekaligus tahap lanjutan dari Mall Ratu Indah yang telah lama menjadi salah satu pusat perbelanjaan utama di Makassar.
Ia juga menyebut proyek tersebut akan mengusung konsep bangunan ramah lingkungan.
“Kita tau Mall Ratu Indah adalah mal pertama di Indonesia timur, dan sudah mengantongi sertifikat Green dan Insya Allah mall berikut ini adalah mal yang sangat mewah dan juga akan mengantongi sertifikat Green,” ujarnya.
Ia menegaskan sertifikasi hijau menjadi fokus untuk memastikan efisiensi energi, penggunaan material ramah lingkungan, serta mendukung keberlanjutan pembangunan kota.
“Kenapa mesti sertifikasi Green, karena kita menghitung bagaimana menghemat listrik, bahan material yang kita bangun (efisien) dan kita mau bagaiman lebih menjaga lingkungan. Insya Allah mall ini akan menjadi yang termegah di Kota Makassar,” tutupnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi atas dimulainya proyek pengembangan tersebut. Ia menilai pembangunan MaRI Extension akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Makassar.
“Pada hari ini kita menyaksikan sebuah proses pembangunan di Kota Makassar yang tentu akan memberikan banyak manfaat, khususnya bagi warga kota ini,” ujarnya.
Menurutnya, groundbreaking pengembangan Mall Ratu Indah merupakan investasi swasta strategis yang akan memperkuat posisi Makassar sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi progresif.
Ia menegaskan peningkatan investasi akan berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh agar proyek tersebut berjalan lancar dan selesai sesuai target.
“Saya berharap proyek ini bisa cepat selesai sesuai target. Pemerintah Kota Makassar siap memberikan dukungan maksimal agar pembangunan ini segera terealisasi,” harapnya.
Munafri juga menyebut pengembangan kawasan mixed-use tersebut sejalan dengan visi pembangunan Makassar yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.
“Proyek ini bukan hanya menghadirkan ruang ekonomi baru, tetapi juga menjadi simbol modernisasi kota yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
“Kita berharap pembangunan kawasan ini memperhatikan aspek lingkungan, sosial, serta tata ruang kota agar dapat menjadi ikon baru Makassar yang berdaya saing global,” tutupnya. (Farez)

Tinggalkan Balasan