MATA SULSEL, MAROS – Pemkab Maros mengusulkan 25 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Bupati Maros, Chaidir Syam, menjelaskan bahwa formasi tersebut disusun berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan daerah, dengan prioritas pada pemenuhan tenaga paramedis, terutama di RSUD Camba.
“Formasi yang diajukan 25 sesuai pemetaan kebutuhan,” katanya, Minggu, (12/4/2026).
Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Maros, Muhammad Ishaq, memaparkan bahwa usulan tersebut terbagi dalam dua kelompok utama.
“Empat tenaga teknis dan 21 tenaga kesehatan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kebutuhan tenaga kesehatan menjadi fokus utama dalam pengusulan kali ini, meskipun tidak terbatas pada dokter saja.
“Tenaga kesehatan ini macam-macam, bukan hanya dokter, tapi juga ada perawat dan bidan,” ujarnya.
Namun demikian, rincian jumlah dokter dalam formasi tersebut masih belum bisa dipastikan karena masih menunggu penetapan resmi dari Kemenpan RB.
“Nanti setelah ada penetapan dari Menpan baru diketahui jumlah pastinya,” katanya.
Ishaq juga menegaskan bahwa seluruh usulan formasi telah disesuaikan dengan kondisi kebutuhan daerah saat ini.
Terkait jadwal seleksi CPNS 2026, ia menyebut hingga kini belum ada kepastian dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Saat ini, pemerintah daerah masih berada pada tahap pengusulan formasi ke pemerintah pusat.
BKPSDM Maros juga membuka kemungkinan adanya penyesuaian jumlah formasi, tergantung keputusan akhir dari Kemenpan RB dan BKN.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengajuan formasi ini dilakukan setelah adanya surat resmi dari Kemenpan RB yang diterima pemerintah daerah beberapa bulan terakhir sebagai dasar pengusulan kebutuhan.

Tinggalkan Balasan