Pemkab Maros Siapkan 150 Tenant UMKM untuk MTQ Sulsel

Pemkab Maros Siapkan 150 Tenant UMKM untuk MTQ Sulsel

MATA SULSEL, MAROS – Pemerintah Kabupaten Maros terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar dalam waktu dekat.

Berbagai aspek turut dipersiapkan secara optimal, termasuk penataan kawasan serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Kopumdag), panitia menyiapkan 150 tenant yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk di sepanjang jalan boulevard sekitar lokasi kegiatan.

Sebagian besar tenant tersebut diperuntukkan bagi UMKM lokal Maros sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Dinas Kopumdag Maros, Andi Syam Sophyan, menyampaikan bahwa penataan ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan para pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

“Ini bagian dari penataan agar kawasan lebih tertib dan nyaman bagi pengunjung, apalagi akan ada ribuan tamu dari 24 kabupaten/kota,” jelasnya.

Setiap tenant disiapkan dengan ukuran seragam serta dilengkapi fasilitas pendukung seperti listrik dan kebersihan. Panitia juga memberikan fleksibilitas bagi pelaku UMKM dengan opsi berbagi satu tenant guna meringankan biaya partisipasi.

“Ini fleksibel. Bisa satu tenant diisi dua UMKM supaya lebih ringan,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menghadirkan program insentif berupa undian hadiah umrah gratis bagi pelaku UMKM lokal yang berpartisipasi hingga akhir kegiatan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan partisipasi pelaku usaha dalam menyukseskan MTQ.

Pusat kegiatan MTQ akan dipusatkan di Lapangan Pallantikang dan diproyeksikan menjadi magnet ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan hadirnya ribuan peserta dan pengunjung, perputaran ekonomi diharapkan meningkat signifikan, khususnya pada sektor UMKM.

Dengan persiapan yang matang serta dukungan berbagai pihak, Pemkab Maros optimistis pelaksanaan MTQ tidak hanya berjalan sukses sebagai ajang keagamaan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal.


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *