Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam bersama (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Muhammad Jufri.

Bupati Maros Dorong Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

MATA SULSEL, MAROS – Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) pada Rabu, 22 April 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

Sosialisasi tersebut dibuka langsung oleh Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam. Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Muhammad Jufri, Kepala UPT Perpustakaan Kaharullah, Plt Kepala UPT Perpustakaan Andi Sangkawana, para kepala OPD lingkup Pemkab Maros, camat, kepala desa, serta pengelola perpustakaan desa.

Dalam sambutannya, Chaidir Syam menegaskan bahwa transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia menjelaskan bahwa perpustakaan tidak lagi sekadar menjadi tempat membaca, tetapi juga berfungsi sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk belajar, berinovasi, dan mengembangkan keterampilan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Muhammad Jufri, menyampaikan bahwa TPBIS merupakan program nasional yang dirancang untuk memperkuat peran perpustakaan dalam pembangunan sosial.

Program ini menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat serta optimalisasi perpustakaan sebagai sarana peningkatan literasi dan keterampilan.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap perpustakaan di Kabupaten Maros dapat terus berkembang menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat yang inklusif serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *