MATA SULSEL, JENEPONTO – Kampung Lembangloe, yang terletak di Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mungkin dulu hanya dikenal sebagai wilayah yang sunyi dengan denyut ekonomi yang pelan.
Namun, angin segar perubahan kini terasa di sudut jalan kampung tersebut. Semua berawal dari sebuah kios kecil milik Darmanto, seorang warga lokal dengan mimpi besar.
Lima tahun lalu, kios milik Darmanto (45) hanyalah tempat sederhana yang menjual kebutuhan pokok harian. Dengan semangat pantang menyerah, ia mengajukan pinjaman modal melalui Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Jeneponto. Bantuan inilah yang menjadi katalisator perubahan dalam hidupnya.
Kini, kios kecil itu telah bertransformasi. Tidak lagi sekadar menjadi agen BRILink yang melayani transaksi perbankan bagi warga sekitar, Darmanto juga memperluas sayap usahanya.
Di lokasi yang sama, ia merintis usaha Alat Tulis Kantor (ATK) untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak sekolah di Lembangloe. Tak berhenti di situ, aroma gurih bakso dan renyahnya gorengan kini menjadi ciri khas yang selalu membelai hidung para pengunjung yang datang.
“Saya awalnya ragu, tapi setelah dibantu oleh KUR BRI, bisnis saya mulai berputar. Dari situ, saya bisa buka cabang usaha lain,” ujar Darmanto dengan senyum bangga saat ditemui di kiosnya, Jumat (1/5/2026).
Dampak dari perkembangan usaha Darmanto tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri. Yang lebih membanggakan, ia kini telah mampu menyerap tenaga kerja dari warga lokal Lembangloe. Tiga orang perempuan asal Lembangloe kini bekerja membantunya, mulai dari melayani pelanggan di kios, menyiapkan pesanan bakso, hingga mengelola administrasi agen BRILink. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa sebuah usaha kecil bisa menjadi lokomotif perekonomian warga.

“Ini berkah. Dulu saya cuma nganggur, sekarang punya penghasilan tetap. Terima kasih Pak Darmanto dan BRI yang sudah memberi kesempatan,” ujar Rora, salah satu karyawan yang bekerja di kios tersebut.
Perkembangan ini juga dicatat oleh para perangkat desa setempat. Kepala Kelurahan Balang, Rahman, menyebut bahwa keberadaan agen BRILink dan usaha milik Darmanto telah memudahkan warga dalam bertransaksi perbankan tanpa harus ke kota, sekaligus menghidupkan kembali perputaran uang di desa.
“Ini contoh nyata bagaimana KUR bisa mendorong kemandirian ekonomi desa. Kami berharap semakin banyak warga yang terinspirasi seperti Pak Darmanto,” pungkasnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Jeneponto, Ari Kusmayadi, memberikan tanggapan positif dan apresiasi tinggi terhadap kinerja Agen BRILink Kios Lintang Lembangloe milik Darmanto.
Dalam kunjungan maupun komunikasi yang dilakukan, Ari Kusmayadi menegaskan bahwa peran agen BRILink seperti Kios Lintang Lembangloe milik Darmanto menjadi garda terdepan dalam memperluas akses layanan perbankan hingga ke pelosok desa.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi dan semangat dari Bapak Darmanto selaku agen BRILink di Lembangloe. Kehadiran agen ini telah membantu masyarakat setempat untuk melakukan transaksi keuangan secara mudah, cepat, dan aman tanpa harus jauh-jauh ke kantor cabang,” ujar Ari Kusmayadi.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Agen BRILink Kios Lintang Lembangloe milik Darmanto tidak hanya menjadi mitra strategis BRI dalam mendukung inklusi keuangan, tetapi juga menjadi teladan dalam pelayanan yang ramah, responsif, dan terpercaya. Menurut Ari, keberhasilan agen tersebut mencerminkan sinergi yang baik antara pihak perbankan dan masyarakat lokal.
“Kami berharap semangat dan integritas yang ditunjukkan oleh Kios Darmanto dapat menjadi inspirasi bagi agen-agen BRILink lainnya di Kabupaten Jeneponto. BRI akan terus mendukung dan mendampingi para agen agar layanan yang diberikan semakin optimal,” tambahnya.
Tanggapan hangat dari pimpinan cabang BRI Jeneponto ini disambut baik oleh Darmanto. Ia mengaku bangga dan termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Lembangloe dan sekitarnya.
“Ke depan, saya ingin usaha ini semakin besar dan bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja dari warga sekitar. Terima kasih BRI yang telah percaya dan mendukung saya,” ujar Darmanto.
Dengan adanya dukungan penuh dari BRI, keberadaan agen BRILink diharapkan semakin memperkuat ekosistem keuangan digital di daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Jeneponto secara menyeluruh.
Kisah Darmanto adalah bukti bahwa dengan akses modal yang tepat dan kerja keras, kios kecil bisa menjelma menjadi pusat ekonomi yang memberdayakan banyak orang. Kini, Lembangloe tidak lagi sekadar titik di peta, melainkan sebuah cerita sukses dari sinergi antara wirausaha dan perbankan. (*)

Tinggalkan Balasan