MATA SULSEL, MAKASSAR – Musyawarah Besar Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) menjelma menjadi panggung konsolidasi kekuatan alumni lintas generasi dan wilayah.
Sekitar 1.500 delegasi hadir, terdiri dari perwakilan 17 IKA fakultas, 25 IKA wilayah, 44 IKA daerah, hingga jaringan alumni luar negeri seperti Jepang dalam kegiatan yang digelar di Hotel Four Point, Kota Makassar, (2/5/2026).
Mengusung tema “Kolaborasi Unhas untuk Negeri”, forum ini tidak sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang strategis merumuskan kontribusi nyata alumni terhadap isu-isu besar, mulai dari ketahanan nasional hingga energi.
Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menegaskan bahwa kekuatan sebuah universitas tidak hanya terletak pada institusinya, tetapi juga pada jejaring alumninya yang solid dan berpengaruh.
“Unhas menyusun slogan ‘Unhas-ku Bersatu, Unhas-ku Kuat’, yang berarti bahwa hadirnya Unhas untuk semua termasuk alumni yang menjadi bagian besar dengan kemajuan Unhas,” ujarnya.
Menurutnya, relasi kampus dan alumni kini telah melampaui sekadar nostalgia. Keduanya telah bertransformasi menjadi ekosistem kolaboratif yang saling menguatkan.
“Hubungan Unhas dan alumninya kini tidak lagi sebatas romantisme nostalgia. Kita telah bertransformasi menjadi satu ekosistem jaringan yang saling melekat. Alumni adalah simpul penggerak yang terus mengalirkan gagasan dan kolaborasi nyata untuk saling membesarkan nama almamater dan daya saing kita bersama,” lanjutnya.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang juga alumni Teknik Unhas, menegaskan pentingnya peran alumni dalam pembangunan daerah.
“Saya bangga menjadi bagian dari alumni Teknik Unhas, terlebih kini diberi amanah sebagai Gubernur Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Ia mengajak seluruh alumni untuk berkontribusi aktif dalam mendorong pembangunan, mulai dari sektor ekonomi, infrastruktur, hingga pengelolaan sumber daya berkelanjutan.
“Kami terus bekerja menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh alumni Unhas untuk bersama-sama membangun Sulawesi Selatan agar semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IKA Unhas, Amran Sulaiman, menegaskan bahwa organisasi alumni telah mengalami transformasi signifikan dalam memberikan dampak.
“IKA telah bertransformasi besar dalam memberikan dampak, baik kepada alumni, universitas, maupun masyarakat luas,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi sebagai kunci kemajuan bersama.
“Tanpa kolaborasi, kota tidak akan mungkin maju bersama. Kita tidak bisa meraih kesuksesan sendirian,” tambahnya.
Melalui Mubes ini, IKA Unhas diharapkan semakin solid dalam membangun sinergi lintas sektor serta menghadirkan gagasan yang solutif dan konstruktif. Konsolidasi ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat peran alumni dalam mendorong kemajuan Makassar, Sulawesi Selatan, hingga tingkat nasional. (*)

Tinggalkan Balasan