Pelindo dan DPRD Papua Barat Daya Kolaborasi Kebut Pengembangan Pelabuhan Sorong

Pelindo dan DPRD Papua Barat Daya Kolaborasi Kebut Pengembangan Pelabuhan Sorong

MATA SULSEL, MAKASSAR – Upaya mempercepat transformasi Pelabuhan Sorong sebagai simpul logistik strategis di Kawasan Timur Indonesia (KTI) kian menguat.

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Provinsi Papua Barat Daya untuk menyatukan langkah pengembangan pelabuhan tersebut, Senin (4/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Pelindo Regional 4 ini mempertemukan jajaran legislatif daerah dengan manajemen operator pelabuhan.

Wakil Ketua II DPRD Papua Barat Daya, Fredrik F. A. Marlissa, menegaskan bahwa Pelabuhan Sorong memiliki posisi vital sebagai pintu masuk distribusi logistik di wilayahnya.

“Pelabuhan Sorong memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang distribusi logistik di Papua Barat Daya. Oleh karena itu, pengembangan infrastruktur dan peningkatan layanan pelabuhan menjadi sebuah kebutuhan untuk menjawab pertumbuhan aktivitas ekonomi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi III DPRD Papua Barat Daya, Max A. Hehanussa. Ia menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan Pelindo agar pengembangan berjalan terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap adanya kolaborasi yang lebih kuat agar pengembangan pelabuhan dapat berjalan terarah, terukur, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” katanya.

Dari sisi operator, Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, memastikan bahwa pengembangan Pelabuhan Sorong telah masuk dalam rencana strategis perusahaan. Fokusnya tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas layanan berbasis teknologi.

“Kami telah menyiapkan sejumlah rencana strategis, termasuk peningkatan kapasitas terminal, optimalisasi fasilitas bongkar muat, serta penguatan sistem operasional berbasis digital guna meningkatkan efisiensi dan daya saing pelabuhan,” jelasnya.

Sementara itu, General Manager Pelindo Regional 4 Sorong, Sonny Uktolseya, menambahkan bahwa arah pengembangan pelabuhan juga diselaraskan dengan kebutuhan industri dan logistik di kawasan timur Indonesia yang terus bertumbuh.

“Pelabuhan Sorong diharapkan dapat menjadi hub logistik yang mampu melayani arus barang secara lebih cepat, aman, dan efisien, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi regional,” ujarnya.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat adanya dorongan percepatan pembangunan infrastruktur pelabuhan di wilayah timur.

Sinergi antara pemerintah daerah dan Pelindo diharapkan mampu menjawab tantangan konektivitas sekaligus memperkuat rantai pasok nasional dari wilayah terluar Indonesia. (*)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *