6 Prodi Unhas Jalani Visitasi Akreditasi Internasional ASIIN 2026

6 Prodi Unhas Jalani Visitasi Akreditasi Internasional ASIIN 2026

MATA SULSEL, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali memperkuat langkah internasionalisasinya melalui visitasi akreditasi internasional dari ASIIN tahun 2026.

Proses asesmen ini menjadi momentum penting bagi Unhas untuk menguji kualitas akademik, tata kelola, hingga kesiapan sumber daya pendidikan sesuai standar global.

Sebanyak enam program studi menjalani visitasi onsite yang terbagi dalam dua klaster.

Cluster A meliputi Program Sarjana Matematika dan Geofisika, sementara Cluster B mencakup Program Sarjana Akuakultur, Ilmu dan Teknologi Pangan, Agroteknologi, serta Peternakan.

Kegiatan pembukaan berlangsung di Ballroom Unhas Hotel, Rabu (6/5/2026), ditandai dengan pertemuan pimpinan universitas bersama tim asesor internasional untuk membahas pengembangan institusi, kurikulum, penjaminan mutu, sumber daya manusia, hingga strategi internasionalisasi kampus.

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menegaskan bahwa proses akreditasi internasional bukan sekadar penilaian administratif, tetapi bagian dari upaya membangun budaya mutu dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan kampus.

Menurutnya, keterlibatan seluruh fakultas dalam proses ini menunjukkan kesiapan Unhas membuka diri terhadap evaluasi global yang objektif dan transparan.

“Momentum ini bukan sekedar proses penilaian, melainkan ruang pembelajaran bagi Unhas untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai satu-satunya perguruan tinggi negeri berbadan hukum di kawasan Indonesia Timur, Unhas dinilai memiliki tanggung jawab strategis dalam merepresentasikan kualitas pendidikan tinggi regional di tingkat internasional.

Prof. JJ menambahkan, penguatan akreditasi internasional menjadi bagian dari visi besar kampus dalam menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional dan mampu bersaing di tingkat global.

“Unhas tidak hanya berorientasi pada capaian institusional, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi bagi bangsa. Melalui penguatan pendidikan, riset, dan inovasi, Unhas secara berkelanjutan menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional,” katanya.

Sementara itu, perwakilan ASIIN, Thomas Lichtenberg, mengapresiasi kesiapan dan komitmen Unhas dalam menjalani proses asesmen internasional.

Ia menilai Unhas memiliki fondasi yang kuat dalam pengembangan program studi berbasis standar global dengan pendekatan pendidikan yang terstruktur dan berorientasi pada kualitas.

Menurutnya, proses visitasi tidak hanya memeriksa dokumen administratif, tetapi juga mengevaluasi implementasi kurikulum, pembaruan program, hingga kesesuaian antara perencanaan dan praktik pembelajaran di lapangan.

“Dokumen yang telah disiapkan oleh Unhas menjadi dasar awal untuk memahami gambaran program studi, yang kemudian akan diperdalam melalui dialog konstruktif,” jelasnya.

Dalam visitasi tersebut, tim asesor internasional berasal dari sejumlah universitas dan lembaga ternama dunia, di antaranya University of Cologne, RWTH Aachen University, University of Hannover, Nürtingen-Geislingen University of Applied Sciences, hingga Thünen Institute Jerman.

Rangkaian asesmen kemudian dilanjutkan dengan kunjungan langsung para asesor ke masing-masing program studi untuk melihat proses akademik, fasilitas pembelajaran, laboratorium, hingga sistem penjaminan mutu yang diterapkan.

Melalui proses ini, Unhas berharap dapat memperluas capaian akreditasi internasional sekaligus memperkuat reputasi sebagai perguruan tinggi yang adaptif, kompetitif, dan berdaya saing global di kawasan timur Indonesia. (*)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *