Dari Kelas ke Arena Padel, Briton English Education Dukung Inersia Royal Championship 2026

Dari Kelas ke Arena Padel, Briton English Education Dukung Inersia Royal Championship 2026

MATA SULSEL, MAKASSAR – Semangat olahraga dan pengembangan karakter generasi muda berpadu dalam gelaran Inersia Royal Championship 2026 yang berlangsung di CoPA Ground Nipah, 2–3 Mei 2026.

Di balik suksesnya turnamen padel tersebut, dukungan kuat datang dari Briton English Education yang tampil sebagai sponsor utama.

Keterlibatan Briton menjadi penanda bahwa lembaga pendidikan kini tak lagi hanya berfokus pada ruang kelas, tetapi juga aktif membangun ekosistem positif bagi anak muda melalui olahraga, komunitas, dan penguatan karakter.

Chief Operating Officer Briton English Education, Adinda Bisma, mengatakan olahraga memiliki peran penting dalam membentuk nilai-nilai kepemimpinan dan mental kompetitif generasi muda.

“Di Briton, kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya terjadi di dalam kelas. Nilai seperti discipline, teamwork, resilience, leadership, dan sportivitas justru banyak dibentuk melalui pengalaman nyata seperti olahraga,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan terhadap Inersia Royal Championship merupakan bagian dari komitmen Briton untuk terus hadir dalam gerakan positif berbasis komunitas lokal.

“Kami bangga bisa hadir mendukung Inersia Royal Championship sebagai bagian dari komitmen kami untuk terus membangun gerakan positif—dari lokal, oleh lokal, dan untuk lokal,” tambahnya.

Turnamen yang berlangsung selama dua hari itu mendapat antusiasme tinggi dari komunitas padel di Makassar. Tidak hanya menghadirkan atmosfer kompetitif, event tersebut juga menjadi ruang interaksi lintas komunitas dan generasi.

Project Manager Inersia Royal Championship, Muh. Kaisar Januardi, menyebut pihaknya sejak awal ingin menghadirkan pengalaman olahraga yang profesional dan inklusif.

“Kami sejak awal ingin menghadirkan bukan sekadar turnamen, tetapi sebuah pengalaman olahraga yang profesional, inklusif, dan bisa dinikmati semua kalangan,” katanya.

Ia menilai tingginya antusiasme peserta dan penonton menjadi sinyal kuat bahwa olahraga padel memiliki peluang berkembang besar di Makassar.

“Ini menjadi fondasi kuat untuk menjadikan event ini sebagai agenda tahunan dengan skala yang lebih besar,” ujarnya.

Kaisar juga menegaskan bahwa dukungan sponsor menjadi elemen penting dalam menghadirkan kualitas event, mulai dari fasilitas hingga pengalaman kompetisi bagi peserta.

Sementara itu, Founder Inersia Club, Bustamil R, mengatakan pihaknya ingin menjadikan Inersia Royal Championship lebih dari sekadar turnamen olahraga.

“Kami ingin Inersia Royal Championship bukan hanya menjadi turnamen, tapi menjadi wadah berkumpulnya komunitas, lahirnya sportivitas, dan ruang bagi atlet-atlet lokal untuk terus berkembang,” jelasnya.

Menurut Bustamil, Inersia Club ingin mendorong padel menjadi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus ruang kolaborasi lintas generasi di Makassar.

“Turnamen ini adalah langkah awal untuk membangun ekosistem yang sehat—mulai dari pembinaan usia muda hingga kategori master,” tambahnya.

Melalui kolaborasi ini, Briton English Education mempertegas posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada penguasaan akademik, tetapi juga aktif membangun karakter, mental kompetitif, dan ruang pengembangan diri generasi muda melalui gerakan lokal yang berdampak nyata. (*)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *