motion photo 3773666872280634969

Usai Ikrar, Karutan Jeneponto Langsung Pimpin Penggeledahan Dadakan di Seluruh Blok Hunian Namun Secara Humanis

MATA SULSEL, JENEPONTO – Tidak ada kata mundur setelah komitmen diucapkan. Jumat, 8 Mei 2026, usai memimpin Apel Ikrar Pemasyarakatan Bebas Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, Kepala Rutan Kelas IIB Jeneponto, Adam Ridwansyah, langsung bergerak cepat. Tanpa jeda, ia memimpin penggeledahan serentak di seluruh blok hunian Rutan Jeneponto.

Penggeledahan yang dilakukan secara mendadak ini melibatkan aparat gabungan dari Kepolisian, TNI, dan jajaran aparat Rutan Jeneponto, dan juga secara khusus aparat Satnarkoba Polres Jeneponto. Tidak ada satu blok pun yang luput dari pemeriksaan. Satu per satu kamar hunian warga binaan diperiksa dengan teliti.

Penggeledahan Humanis tapi Tetap Tegas

Meski dilakukan secara masif dan menyeluruh, Adam Ridwansyah menegaskan bahwa penggeledahan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.

“Seluruh blok hunian kami periksa satu persatu. Namun, kami lakukan secara humanis. Tidak ada kekerasan. Kami ingin warga binaan merasa diperlakukan sebagai manusia, namun tetap harus taat aturan,” ujar Adam Ridwansyah saat ditemui di lokasi.

motion photo 5558792777517974627

Pendekatan humanis ini terlihat dari cara petugas berkomunikasi dengan warga binaan. Sebelum memeriksa, petugas memberikan penjelasan terlebih dahulu mengenai tujuan penggeledahan. Warga binaan diminta untuk kooperatif dan tidak ada perlawanan berarti selama proses berlangsung.

Aksi Nyata Usai Ikrar

Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut nyata dari Apel Ikrar yang baru saja digelar. Jika sebelumnya ikrar dibacakan sebagai komitmen verbal, maka penggeledahan ini adalah pembuktian bahwa komitmen tersebut benar-benar dijalankan.

Adam Ridwansyah menegaskan bahwa dirinya tidak ingin hanya berhenti pada seremoni.

“Ikrar tadi bukan sekadar bacaan. Ini adalah bukti bahwa kami serius membersihkan Rutan Jeneponto dari handphone ilegal, narkoba, dan segala bentuk penipuan. Penggeledahan ini akan rutin kami lakukan, baik terjadwal maupun secara dadakan,” tegasnya.

motion photo 6582219945552537874

Sinergi TNI-Polri dengan Jajaran Rutan

Keterlibatan aparat Kepolisian dan TNI dalam penggeledahan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara institusi penegak hukum di Kabupaten Jeneponto. Tidak ada sekat antara Rutan, Polisi, dan TNI dalam upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan profesional.

Seorang perwira dari Polres Jeneponto yang juga selaku Kasat Samapta AKP Yasriuddin yang turut serta dalam penggeledahan menyatakan apresiasinya.

“Kami siap mendukung penuh. Ini adalah langkah maju untuk Rutan Jeneponto. Semoga ke depannya tidak ada lagi celah bagi pelanggaran,” ujarnya.

Respons Warga Binaan

Selama proses penggeledahan berlangsung, warga binaan terlihat kooperatif. Beberapa di antara mereka mengaku memahami maksud dari kegiatan ini.

motion photo 2304948511547427480

“Kami tidak masalah diperiksa. Yang penting petugasnya sopan. Tadi juga dijelaskan dulu sebelum diperiksa. Jadi kami ikhlas,” ujar salah seorang warga binaan yang enggan disebutkan namanya.

Tidak ada barang bukti mencolok yang ditemukan dalam penggeledahan kali ini. Namun, Adam Ridwansyah menyebut hal ini sebagai indikasi positif bahwa para warga binaan mulai sadar aturan.

“Ini pertanda baik. Tapi kami tidak akan lengah. Penggeledahan akan terus kami lakukan secara berkala,”* pungkasnya. (*)

 


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *