MATA SULSEL, KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi berencana memulai pembebasan lahan kawasan Rawa Antum di wilayah Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, pada tahun 2027 sebagai bagian dari rencana pengembangan ruang terbuka hijau dan pengendalian banjir.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan kawasan Rawa Antum direncanakan menjadi taman rekreasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Rawa Antum kita jadikan taman. Kita doakan tahun depan sudah mulai pembebasan lahannya,” ujar Tri saat menghadiri rangkaian Lebaran Bekasi tingkat Kecamatan Bekasi Selatan, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Tri, keberadaan taman dan ruang terbuka hijau di wilayah Bekasi Selatan diharapkan dapat menjadi alternatif sarana rekreasi masyarakat sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan perkotaan.
Dalam kesempatan tersebut, Tri juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif menanam pohon guna mendukung penghijauan kota.
“Pemerintah hari ini punya bibit pohon banyak,” katanya.
Ia mempersilakan warga yang ingin menanam pohon untuk mengusulkan kebutuhan bibit melalui kantor kelurahan masing-masing.
Sementara itu, Camat Bekasi Selatan, Karya Sukmajaya, menjelaskan bahwa rencana penataan Rawa Antum sebelumnya telah masuk dalam usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Menurutnya, masyarakat juga mengusulkan agar kawasan tersebut difungsikan sebagai folder air untuk membantu mengurangi potensi banjir di wilayah sekitar.
“Masyarakat usul di Rawa Antum dibangun sebagai folder air,” ujar Karya.
Ia menilai pembangunan folder air di kawasan tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk meminimalisir dampak banjir yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi. (Dirham)

Tinggalkan Balasan