MATA SULSEL, KOTA BEKASI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaidi, menegur kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi saat memimpin apel pagi di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (11/5/2026).
Dalam arahannya, Junaidi menyoroti kesiapan ASN saat mengikuti apel pagi yang dinilai masih kurang serius dan tidak menunjukkan sikap disiplin sebagai aparatur pemerintah.
“Saya lihat terkait apel pagi ini kesiapannya seolah-olah mau dan tidak mau. Wali Kota sering menyampaikan soal kesiapan teman-teman ASN. Kalau sudah di lapangan ya berdiri saja, tidak usah duduk-duduk di pinggir taman,” tegas Junaidi di hadapan peserta apel.
Ia menilai sikap dan perilaku ASN akan selalu menjadi perhatian masyarakat sehingga seluruh pegawai diminta menjaga etika serta tanggung jawab sebagai pelayan publik.
“Kalau kita pimpinan terus rewel atau marah-marah sebenarnya sudah tidak pantas lagi, karena kita semua orang dewasa. Yang paling penting adalah tanggung jawab,” ujarnya.
Selain menyoroti pelaksanaan apel pagi, Junaidi juga mengkritik masih tingginya jumlah ASN yang belum melakukan kehadiran melalui sistem absen mobile.
Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat sekitar 300 ASN yang tercatat bermasalah dalam absensi kehadiran.
“Masih ada absen mobile 300 ASN. Ini sebenarnya masalahnya apa? Kalau sampai 300 ASN seperti ini, kita malu. Apa kendalanya, tidak hadir, terlambat, atau bagaimana,” katanya.
Ia mengaku heran karena angka ASN yang bermasalah dalam absensi mobile terus berulang dan bahkan pernah mencapai 500 orang.
“Kemarin 300, 400 bahkan pernah 500. Kita malu. Maka saya minta BKSDM benar-benar melihat persoalan absen mobile ini. Jangan sampai nanti orang melihat pegawai Pemda banyak yang tidak masuk,” tandasnya.
Junaidi meminta seluruh ASN meningkatkan disiplin dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, termasuk soal kehadiran dan kesiapan mengikuti agenda pemerintahan. (Dirham)

Tinggalkan Balasan