MATA SULSEL, JAKARTA – Kabar membanggakan datang dari para pemain Timnas Indonesia yang merumput di Eropa. Hingga pada hari Minggu (24/5/2026), setidaknya tiga klub yang diperkuat pemain Timnas Indonesia berhasil memastikan promosi ke kasta tertinggi liga masing-masing.
Menariknya, ketiga klub tersebut tidak menempuh jalan mudah. Tidak ada yang keluar sebagai juara divisi dua, melainkan harus berjuang lewat posisi runner up hingga drama playoff demi merebut tiket promosi.
Keberhasilan ini dinilai menjadi modal penting bagi perkembangan karier para pemain Indonesia karena musim depan mereka berpeluang tampil di level kompetisi yang lebih tinggi dan kompetitif.
1. Ipswich Town – Elkan Baggott
Klub Ipswich Town sukses mengamankan tiket promosi ke Premier League musim 2026/2027 setelah finis sebagai runner up Championship dengan koleksi 84 poin dari 46 pertandingan.
Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott menjadi bagian dari skuad Ipswich dalam perjalanan promosi tersebut.
Meski belum mendapat banyak menit bermain di kompetisi utama, keberadaan Elkan tetap tercatat dalam skuad yang berhasil membawa Ipswich kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Musim ini, Elkan tercatat empat kali masuk daftar susunan pemain Ipswich.
2. Lommel SK – Joey Pelupessy
Perjuangan dramatis juga dialami Lommel SK yang diperkuat Joey Pelupessy.
Klub asal Belgia itu harus melalui jalur playoff setelah hanya finis di posisi kelima Challenger Pro League 2025/2026.
Lommel kemudian tampil impresif dengan menyingkirkan RFC Liege, Beerschot, hingga FCV Dender untuk memastikan promosi ke kasta tertinggi Liga Belgia.
Berbeda dengan beberapa pemain Indonesia lainnya, Joey justru menjadi sosok penting di lini tengah Lommel sepanjang musim.
3. Willem II Tilburg – Nathan Tjoe-A-On
Klub yang dibela Nathan Tjoe-A-On juga harus melewati jalur playoff sebelum memastikan promosi.
Willem II finis di posisi ketiga klasemen akhir divisi dua Belanda dengan raihan 68 poin dari 38 laga.
Di babak playoff, Willem II tampil solid dengan menumbangkan RKC Waalwijk, Almere City, hingga FC Volendam untuk mengunci tiket promosi.
Nathan sendiri menjadi salah satu pemain andalan tim dengan tampil dalam enam pertandingan playoff.
Keberhasilan tiga pemain Timnas Indonesia membawa klubnya promosi ke kasta tertinggi menjadi sinyal positif bagi perkembangan pemain Indonesia di Eropa.
Selain meningkatkan pengalaman bermain di level elite, capaian tersebut juga diyakini akan berdampak besar terhadap kualitas Timnas Indonesia ke depan. (*)

Tinggalkan Balasan