MATA SULSEL, BANDUNG – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat (Jabar) memastikan sistem kelistrikan tetap aman selama perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dan Hari Raya Waisak 2570 BE dengan menyiagakan ribuan personel serta layanan digital selama 24 jam.
Sebanyak 4.993 personel diterjunkan dan ditempatkan di 289 posko siaga yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat untuk mengantisipasi potensi gangguan listrik selama masa libur hari raya.
Tak hanya itu, PLN UID Jawa Barat juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung, mulai dari 32 unit UPS Mobile, 124 gardu bergerak, hingga material cadangan dan perlengkapan teknis lainnya.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, mengatakan kesiapan tersebut dilakukan mengingat tingginya aktivitas masyarakat saat momentum hari besar keagamaan.
“PLN UID Jawa Barat all out menjaga keandalan sistem kelistrikan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Hari Raya Idul Adha dan Waisak dengan tenang dan nyaman,” ujarnya.
Menurut Sugeng, listrik memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan ibadah, pelayanan kesehatan, pusat keramaian, hingga aktivitas ekonomi selama masa libur.
PLN juga memberikan perhatian khusus pada sejumlah lokasi prioritas yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Tercatat sebanyak 132 masjid, 58 vihara, 55 lokasi wisata dan pusat keramaian, 59 pusat perbelanjaan, serta 121 rumah sakit umum masuk dalam pengamanan khusus selama periode siaga.
Selain itu, PLN turut mengamankan pasokan listrik di 151 lokasi VVIP dan VIP, termasuk kantor pemerintahan dan fasilitas strategis lainnya.
Dari sisi pasokan, PLN UID Jawa Barat mencatat daya mampu sistem mencapai 16.106 megawatt (MW). Sementara beban puncak pada Hari Raya Idul Adha diperkirakan berada di angka 7.061 MW dengan cadangan daya sebesar 9.045 MW.
Kondisi tersebut dinilai cukup aman untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat selama masa perayaan.
Selain kesiapan di lapangan, PLN juga memastikan layanan digital melalui PLN Mobile tetap beroperasi selama 24 jam.
Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat melakukan pembayaran tagihan, pembelian token listrik, pengajuan layanan, hingga pelaporan gangguan tanpa harus datang langsung ke kantor PLN.
“Masyarakat kini semakin mengandalkan layanan digital. Karena itu, PLN Mobile dan seluruh petugas kami tetap bersiaga 24 jam untuk memastikan kebutuhan pelanggan dapat terlayani dengan cepat selama libur hari raya,” kata Sugeng.
PLN UID Jawa Barat juga mengimbau masyarakat menggunakan listrik secara aman dan segera melaporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123. (*)

Tinggalkan Balasan