MATA SULSEL, BOGOR – Dua remaja perempuan di bawah umur berinisial SV dan S diduga menjadi korban penyekapan dan kekerasan oleh empat pria di sebuah rumah di wilayah Gang Kramat, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (27/5/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terungkap setelah orang tua korban berinisial T curiga lantaran anaknya tak kunjung pulang hingga larut malam.
Dari penelusuran GPS kendaraan milik korban, posisi keduanya akhirnya terlacak berada di sebuah rumah di kawasan Gandoang.
Berdasarkan keterangan keluarga korban, kejadian bermula saat kedua remaja tersebut berkenalan dengan empat pria di kawasan Metland Cileungsi sekitar pukul 01.30 WIB.
Para terduga pelaku kemudian mengajak korban pergi ke sebuah kafe untuk berbincang-bincang. Namun, setibanya di lokasi, korban justru dibawa ke sebuah rumah.
Merasa curiga dan hendak melarikan diri, kedua korban disebut mendapat ancaman menggunakan senjata tajam serta diduga mengalami kekerasan fisik dari para pelaku.
Tak hanya itu, korban juga diduga dipaksa mengonsumsi minuman keras dan sempat diminta meminum pil yang diduga obat terlarang.
Orang tua korban, T, mengaku menemukan anaknya dalam kondisi setengah sadar saat mendatangi lokasi setelah melacak GPS kendaraan korban.
“Sekitar jam 02.20 WIB saya sampai di rumah itu. Saya melihat anak saya S bersama SV sedang dalam keadaan setengah sadar di teras rumah. Para terduga pelaku sudah melarikan diri, tapi saya sempat menemukan dua handphone milik terduga pelaku dan beberapa barang bukti lain,” ujarnya.
Setelah kejadian tersebut, pihak keluarga kembali mendatangi rumah yang diduga menjadi lokasi penyekapan untuk memastikan peristiwa yang dialami kedua korban.
Tak lama kemudian, pemilik rumah menemui keluarga korban dan mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut.
“Waduh saya enggak tahu itu,” kata pemilik rumah kepada keluarga korban.
Kasus dugaan penyekapan dan kekerasan terhadap anak di bawah umur itu kini menjadi perhatian keluarga korban yang berharap aparat kepolisian segera mengusut dan menangkap para pelaku. (Dirham)

Tinggalkan Balasan