MATA SULSEL, JAKARTA – KALLA kembali meraih penghargaan nasional di bidang tanggung jawab sosial perusahaan dalam ajang Top CSR Awards 2026 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin (25/5/2026).
Dalam ajang tersebut, KALLA memboyong dua penghargaan sekaligus, yakni Top CSR Awards 2026 #Star 4 dan Top Leader on CSR Commitment 2026 yang diberikan kepada CEO KALLA, Solihin Jusuf Kalla.
Penghargaan kategori Top CSR Awards #Star 4 diberikan kepada perusahaan yang dinilai memiliki sistem, kebijakan, dan implementasi program CSR dengan predikat “Sangat Baik”.
Pada penilaian tahun ini, KALLA mengusung program Desa Bangkit Sejahtera (DBS) yang dijalankan oleh LAZ Hadji Kalla.
Program tersebut berfokus pada peningkatan produktivitas dan kapabilitas desa sebagai upaya penguatan ekonomi, sosial, dan lingkungan masyarakat desa.
Program Manager Community Development LAZ Hadji Kalla, Erny Rachmi Nurdin, menjelaskan program DBS mulai dijalankan sejak 2015 dengan menyasar desa-desa miskin di Sulawesi Selatan.
“Awalnya hanya menyasar 12 desa miskin di Sulawesi Selatan. Setelah evaluasi manfaat program, wilayah penerima manfaat kemudian diperluas hingga Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Hingga akhir 2025, tercatat sebanyak 84 desa di empat provinsi telah menjadi desa dampingan LAZ Hadji Kalla.
Program tersebut menyasar desa dengan jumlah penduduk miskin minimal 30 persen dari total populasi desa dan mayoritas beragama Islam sebagai bagian dari penyaluran zakat perusahaan.
Sepanjang 2025, program ketahanan ekonomi DBS telah merealisasikan 55 program di 20 desa dengan total 1.197 penerima manfaat.
Program itu mencakup pengembangan budidaya komoditas lokal, rumah produksi usaha mikro kecil, bengkel motor desa, rumah ikan atau rumpon, rumah mutiara, hingga pengembangan lokasi wisata.
Sementara pada sektor ketahanan lingkungan, LAZ Hadji Kalla menjalankan 20 program dengan 524 penerima manfaat, mulai dari edukasi pemilahan sampah, budidaya maggot, penanaman 3.500 pohon, hingga pelatihan tanggap bencana.
Di sektor ketahanan sosial, sebanyak 31 program peningkatan keterampilan masyarakat dan 20 program kesehatan dijalankan dengan total penerima manfaat mencapai 2.532 orang.
Corporate Communication & Sustainability Department Head KALLA, Nadya Tyagita, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus menghadirkan program CSR berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi KALLA untuk terus menghadirkan program CSR yang tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga mampu menciptakan keberlanjutan ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan program CSR tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan, tetapi dari sejauh mana program tersebut mampu memberdayakan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.
Dalam lima tahun terakhir, KALLA tercatat konsisten meraih penghargaan CSR nasional, mulai dari TOP Corporate Social Responsibility of The Year 2022, CSR Outlook Award 2023, hingga sejumlah penghargaan ESG dan lingkungan pada 2024 dan 2025. (*)

Tinggalkan Balasan