MATA SULSEL, MAKASSAR – Telkomsel memperkuat dukungannya pada pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) 2026 melalui penguatan infrastruktur jaringan hingga menghadirkan layanan live streaming berbasis 5G selama ajang lari internasional tersebut berlangsung.
Dukungan itu dilakukan untuk memastikan kualitas konektivitas tetap optimal bagi ribuan peserta dan pengunjung selama event yang dipusatkan di Kota Makassar.
Pelaksanaan event lari Makassar Half Marathon (MHM) 2026 ini sendiri akan digelar pada 30–31 Mei mendatang.
Sebagai bagian dari penguatan layanan, Telkomsel melakukan optimalisasi jaringan di sejumlah titik strategis sekitar area penyelenggaraan lomba. Penguatan kapasitas dilakukan melalui penambahan kapasitas site di kawasan lintasan dan area pendukung event.
Saat ini, Telkomsel tercatat telah mengoperasikan sebanyak 267 site 5G di Kota Makassar guna memastikan konektivitas cepat dan stabil selama pelaksanaan Makassar Half Marathon 2026.
Vice President Consumer Business Telkomsel Area Pamasuka, Muharlis, mengatakan penguatan jaringan dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga kenyamanan pelanggan selama event berlangsung.
“Telkomsel telah melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan kualitas jaringan tetap optimal selama penyelenggaraan event. Kami berkomitmen menghadirkan konektivitas yang lancar dan stabil bagi seluruh pelanggan,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Aryaduta Makassar, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, penguatan jaringan tersebut tidak hanya bertujuan memastikan layanan telekomunikasi tetap tersedia, tetapi juga menghadirkan pengalaman digital yang lebih nyaman bagi pelanggan, baik melalui layanan seluler maupun IndiHome.
Dengan jaringan yang andal, peserta dan pengunjung disebut dapat menikmati berbagai aktivitas digital selama event berlangsung, mulai dari komunikasi, transaksi digital, hingga akses hiburan tanpa hambatan.
Tak hanya memperkuat jaringan, Telkomsel juga menghadirkan inovasi baru berupa layanan live streaming Telkomsel Makassar Half Marathon 2026 melalui platform MaxStream.
General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Sulawesi, Andrew S T Mamahit, mengatakan bahwa layanan tersebut akan menayangkan secara langsung seluruh rangkaian lomba kategori 10K dan Half Marathon (21K), mulai dari garis start hingga finish.
Sistem live streaming didukung empat kamera bergerak yang ditempatkan di sejumlah titik lintasan untuk menangkap berbagai momen penting selama perlombaan berlangsung.
Tayangan mencakup pelari terdepan, suasana sepanjang rute, area water station, hingga kondisi di garis finis.
“Seluruh siaran dapat disaksikan secara real-time melalui platform MaxStream dan tetap tersedia untuk ditonton ulang setelah perlombaan selesai,” pungkasnya.
Selain itu, teknologi tersebut juga memungkinkan pemantauan posisi dan performa pelari secara visual, termasuk memantau pelari unggulan secara langsung selama lomba berlangsung.
Telkomsel menyebut seluruh kamera live streaming menggunakan jaringan 5G guna mendukung mobilitas tinggi dan proses pengiriman gambar secara real-time tanpa gangguan.
Ke depan, Telkomsel juga menjajaki pengembangan layanan agar tayangan live streaming dapat ditampilkan langsung di layar area venue.
Melalui dukungan terhadap Makassar Half Marathon 2026, Telkomsel menegaskan komitmennya sebagai enabler teknologi digital yang tidak hanya mendukung gaya hidup masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pengembangan sport tourism di Indonesia.
MHM APRESIASI LANGKAH TELKOMSEL
Sementara itu, Race Director Makassar Half Marathon, Safrita Aryana, mengaku bersyukur atas dukungan Telkomsel yang dinilai semakin memperkuat branding event lari tersebut.
“Saya bersyukur kehadiran Telkomsel ikut memperkuat brand Makassar Half Marathon yang sejak 2022 memang kami eksekusi dengan serius,” ujar Rita, sapaan akrabnya.
Ia menjelaskan perjalanan membangun Makassar Half Marathon hingga menjadi salah satu event lari terbesar di Indonesia Timur tidak berlangsung mudah.
Pada tahun pertama penyelenggaraan di bawah timnya pada 2022, jumlah peserta tercatat sebanyak 3.500 orang. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 5.900 peserta pada tahun berikutnya dan terus bertambah hingga menembus lebih dari 7.000 pelari.
Bahkan pada 2025, penyelenggara berhasil memenuhi tantangan Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan 10 ribu peserta.
“Tahun ini targetnya menjadi 12 ribu peserta,” katanya.
Menurutnya, Telkomsel Makassar Half Marathon kini telah tersertifikasi resmi dan menjadi salah satu ajang lari terbesar di kawasan Indonesia Timur.
“Race ini sudah tersertifikasi dan sejauh ini menjadi salah satu event lari terbesar di Indonesia Timur. Sejak awal kami posisikan sebagai ‘lebarannya’ para pelari di Indonesia Timur,” ungkapnya.
Ia menyebut sekitar 50 hingga 60 persen peserta berasal dari luar Kota Makassar, termasuk dari Manado hingga Papua.
“Peserta dari Papua saja bisa sampai 100 orang. Mereka bersyukur bisa mengikuti race berkualitas tanpa harus jauh-jauh ke Pulau Jawa,” ujarnya.
Menurut dia, dukungan teknologi dan konektivitas menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan pengalaman event lari yang berkualitas bagi peserta.
Ia juga memastikan seluruh kategori lomba telah memiliki sertifikasi lintasan resmi sesuai standar internasional.
“Kalau half marathon maka jaraknya benar-benar 21,097 kilometer. Begitu juga 10K dan 5K, semuanya sesuai standar sertifikasi,” jelasnya. (Farez)

Tinggalkan Balasan