Arjuna Srikandi di Klapanunggal, Mimi Maya: Aura Dayak Nusantara

Arjuna Srikandi di Klapanunggal, Mimi Maya: Aura Dayak Nusantara

MATA SULSEL, BOGOR – Di tengah kawasan perbukitan Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, berdiri sebuah padepokan yang menjadi ruang pelestarian budaya, spiritualitas, sekaligus nilai-nilai kearifan Nusantara. Tempat itu bernama Padepokan Arjuna Srikandi Nusantara, yang mengusung motto “Aura Dayak Bernusantara”.

Padepokan tersebut berlokasi di Jalan Raya Klapanunggal, Bojong, Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Di lokasi itu, suasana teduh dan nuansa tradisional terasa begitu kuat, seolah membawa pengunjung masuk ke dalam perjalanan budaya lintas daerah di Indonesia.

Sosok yang berada di balik berdirinya padepokan ini adalah Mimi Maya, seorang guru spiritual yang dikenal karismatik, namun tetap sederhana dan ramah kepada siapa saja yang datang bersilaturahmi.

“Sejak 2001 lalu, Padepokan Srikandi ini didirikan di Yogyakarta, Jawa Tengah. Di tanggal 23 tahun 2003 diresmikan di Cikahuripan,” kata Mimi Maya saat ditemui, Jumat (29/5/2026).

Perempuan kelahiran Cangkringan, lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta itu mengaku perjalanan spiritualnya telah membawanya mengenal berbagai tradisi dan budaya di Nusantara.

Di balik darah Jawa yang mengalir, Mimi Maya juga memiliki garis keturunan dari Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, yang menjadi salah satu alasan kuat mengapa nuansa Dayak begitu terasa di padepokannya.

“Alhamdulillah, saya bukan sombong ya. Tapi ini hanya cerita perjalanan spiritual saya,” ujarnya sambil tersenyum.

Bagi Mimi Maya, padepokan bukan sekadar tempat berkumpul. Ia ingin menjadikannya sebagai ruang menjaga harmoni antara manusia, budaya, dan alam. Karena itu, dalam beberapa bulan terakhir dirinya memilih lebih fokus terhadap kondisi lingkungan sekitar dibanding aktivitas spiritual seperti biasanya.

“Sekarang ini, sudah mulai kembali menata dan membangun padepokannya lagi. Silakan yang ingin menjalin silaturahmi di tempat Mimi Maya,” tuturnya.

Di tengah modernisasi yang terus bergerak cepat, keberadaan Padepokan Arjuna Srikandi Nusantara menjadi pengingat bahwa nilai budaya, spiritualitas, dan penghormatan terhadap alam masih terus dijaga oleh sebagian masyarakat.

Bagi Mimi Maya, perjalanan spiritual bukan hanya tentang ritual, tetapi juga tentang merawat keseimbangan hidup dan menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah generasi masa kini. (Dirham)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *