Peluncuran fitur tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di hadapan ribuan peserta Makassar Half Marathon (MHM) 2026 di kawasan Anjungan Pantai Losari, Sabtu (30/5/2026).
Pada kesempatan itu, Munafri didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar Moh Roem.
Munafri menjelaskan, Makassar Move dirancang untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.
Melalui fitur tersebut, aktivitas olahraga pengguna akan terekam dalam aplikasi dan dikonversi menjadi poin yang dapat ditukarkan melalui berbagai program apresiasi dari Pemerintah Kota Makassar.
“Makassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,” ujar Munafri.
Menurutnya, kehadiran fitur tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemkot Makassar untuk mendorong budaya hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Selain menjaga semangat olahraga yang telah tumbuh melalui berbagai event, termasuk Makassar Half Marathon, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan warga dalam pembangunan kota.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,” tambahnya.
Berbeda dengan aplikasi kebugaran pada umumnya, Makassar Move juga dilengkapi fitur pelaporan fasilitas publik.
Melalui aplikasi tersebut, warga dapat melaporkan berbagai persoalan yang ditemukan saat beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem, mengatakan setiap aktivitas olahraga maupun laporan yang masuk akan dihitung sebagai poin bagi pengguna.
“Peserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,” jelasnya.
Poin yang berhasil dikumpulkan nantinya membuka peluang bagi peserta untuk memperoleh berbagai hadiah yang telah disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.
Roem menambahkan fitur Makassar Move akan segera tersedia dan dapat diakses masyarakat melalui aplikasi Lontara Plus dalam waktu dekat.
“Fiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,” katanya.
Melalui inovasi tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap masyarakat tidak hanya terdorong untuk menjalani pola hidup sehat, tetapi juga menjadi bagian aktif dalam menjaga dan mengawasi kualitas fasilitas publik di lingkungan sekitarnya.
Dengan menggabungkan olahraga, teknologi digital, dan partisipasi warga, Makassar Move diharapkan menjadi salah satu instrumen baru dalam mewujudkan kota yang lebih sehat, nyaman, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan