MATA SULSEL, TAKALAR — Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Takalar melalui LPPTKA BKPRMI sukses menggelar Wisuda Santri TKA-TPA Angkatan Tahun 2026 yang dipusatkan di kawasan Wisata Rita, Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Ahad (31/5/2026) bertepatan dengan 14 Zulhijjah 1447 H.
Mengusung tema “Gelar Syukur Generasi Qur’ani Menuju Takalar Sejahtera, Unggul dan Bermartabat”, kegiatan tersebut berlangsung meriah dan khidmat dengan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, DPRD, Kementerian Agama, pengurus BKPRMI berbagai tingkatan, para ustadz-ustadzah, orang tua santri, serta ratusan wisudawan dan wisudawati dari berbagai unit TKA-TPA binaan LPPTKA BKPRMI Kecamatan Galesong.
Mewakili Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Asri Said, Ketua I DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Salihuddin, hadir sekaligus menyampaikan sambutan dan apresiasi kepada DPD BKPRMI Takalar atas konsistensinya dalam melakukan pembinaan generasi Qur’ani.
Dalam sambutannya, Salihuddin menegaskan bahwa wisuda santri bukanlah akhir dari proses belajar Al-Qur’an, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Hari ini kita tidak sekadar menyaksikan prosesi wisuda, tetapi sedang memanen hasil dari perjuangan para orang tua, ustadz dan ustadzah dalam menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak usia dini. Anak-anak yang diwisuda hari ini adalah aset umat dan harapan masa depan bangsa yang harus terus dibimbing agar tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, cerdas, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi daerah dan bangsa,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan salam dan apresiasi dari Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan yang berhalangan hadir serta berharap BKPRMI Takalar terus menjadi garda terdepan dalam pembinaan umat melalui gerakan TKA-TPA.
Sementara itu, Ketua Umum DPD BKPRMI Takalar, Abdullah Hasan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung eksistensi BKPRMI di Kabupaten Takalar.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan santri hingga mencapai tahap wisuda merupakan hasil kolaborasi yang baik antara BKPRMI, pemerintah, para ustadz-ustadzah, dan para orang tua santri.
“BKPRMI akan terus berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an. Kami berharap para santri yang diwisuda hari ini tidak berhenti belajar, tetapi terus meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan mereka,” tuturnya.

Dukungan kuat terhadap gerakan pembinaan Al-Qur’an juga disampaikan Ketua DPRD Takalar yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Takalar akan senantiasa memberikan dukungan terhadap kebijakan-kebijakan yang berpihak pada kemaslahatan umat, termasuk penguatan pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi Qur’ani.
“DPRD Takalar akan selalu hadir untuk membackup dan mengawal kebijakan-kebijakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan generasi muda yang berakhlak,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar yang diwakili oleh Kasi Pendidikan Pondok Pesantren, Saharuddin, menyampaikan apresiasi atas kiprah BKPRMI yang selama ini telah menjadi mitra strategis Kementerian Agama dalam membina pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Staf Ahli Bupati, Muh. Nurdin, secara resmi membuka kegiatan wisuda santri tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung program-program keagamaan dan pembinaan generasi muda.
Salah satu bentuk perhatian dan apresiasi Pemerintah Kabupaten Takalar terhadap perjuangan para guru mengaji, kata Muh. Nurdin, adalah dengan meningkatkan dukungan anggaran bagi program bantuan guru mengaji yang selama ini menjadi ujung tombak pendidikan Al-Qur’an di masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Takalar menyadari bahwa para guru mengaji memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun karakter generasi muda. Karena itu, perhatian dan dukungan terhadap mereka akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Takalar yang Sejahtera, Unggul, dan Bermartabat,” ungkapnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda santri, penyerahan penghargaan kepada santri berprestasi, serta penampilan berbagai kreativitas santri yang mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan dan orang tua.
Kegiatan ini menjadi momentum syukur sekaligus penguatan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk terus membina dan melahirkan generasi Qur’ani yang akan menjadi pilar pembangunan Kabupaten Takalar di masa mendatang. Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, BKPRMI, dan masyarakat, cita-cita mewujudkan “Takalar Sejahtera, Unggul dan Bermartabat” diharapkan dapat terwujud melalui lahirnya generasi yang dekat dengan Al-Qur’an dan berakhlakul karimah. (*)

Tinggalkan Balasan