2 Ekor Raja Kobra Menyelinap di Rak Piring di Cilacap, Damkar Berhasil Evakuasi

Bikin Panik, 2 Ekor Raja Kobra Menyelinap di Rak Piring di Cilacap, Damkar Berhasil Evakuasi

MATA SULSEL – Dua ekor King Kobra (Ophiophagus hannah) membuat panik seorang pemilik rumah di Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah lantaran ular berbisa tinggi itu masuk dapur dan menyelinap di rak piring.

Kehadiran tamu tak diharapkan namun berbahaya, yaitu dua ekor raja kobra, membuat pemilik rumah di Dayeuhluhur melaporkan hal itu kepada petugas pemadam kebakaran Cilacap.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kabupaten Cilacap, Gatot Arif Widodo, menjelaskan bahwa mereka menerima laporan kejadian tersebut dari petugas pemadam pada hari Minggu, 07 Juni 2026, pukul 22. 00 WIB.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, Bapak Anto (60), pemilik rumah, menemukan ular berbisa, dalam hal ini king kobra, masuk ke dalam rumahnya. Karena panik, Ia segera menghubungi petugas pemadam,” ujar Gatot.

Setelah menerima laporan tersebut, tim segera berangkat ke lokasi untuk mengevakuasi kedua ular raja kobra yang berada dalam rumah warga, sambil menyiapkan alat dan perlengkapan keselamatan.

“Tim tiba di lokasi pada pukul 23. 00 WIB dan langsung melakukan evakuasi terhadap dua ular king kobra, satu berukuran sekitar 2,5 meter dan yang lainnya berukuran 1 meter,” jelasnya.

Kecamatan Dayeuhluhur dan Wilayahnya

Secara geografis, Kecamatan Dayeuhluhur merupakan salah satu wilayah yang masuk teritorial Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Dayeuh dalam bahasa Indonesia artinya Kota/Daerah/Desa, sedang Luhur artinya Atas. Zaman dahulu berdasarkan riwayat sejarah, Dayeuhluhur merupakan Kadipaten di Cilacap.

Lokasi wilayah Dayeuhluhur yakni berada di ujung paling baratnya Cilacap, dan berbatasan dengan Kota Banjar, Jawa Barat.

Menyingkap wilayahnya, Dayeuhluhur adalah salah satu kawasan di Cilacap yang mayoritas penduduknya dalam sehari-hari menggunakan bahasa sunda.

Alam Dayeuhluhur dan Hewan Liar

Wilayah Dayeuhluhur secara keseluruhan adalah perbukitan yang masih banyak tumbuh pepohonan nan rindang. Sehingga tidak menampik jika masih terdapat hewan liar di sana tidak hanya Ular King Kobra.

6 tahun yang lalu, tepatnya pada 06 November 2019, salah seorang warga mendapati seekor rusa liar masuk rumah.

Lalu pada tahun 2013 – 2014, terdapat Macan Tutul terjebak di kandang ayam dan terjerat perangkap babi hutan.

Adanya Rusa dan Macan Tutul di wilayah ini jadi bukan mitos, dan hal ini menunjukkaan bahwa alam Dayeuhluhur masih menyimpan stok berburu untuk hewan buas seperti Macan Tutul.


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *